Papua Football Academy, Bukan Sekadar Mencetak Pemain Berbakat

CNN Indonesia
Selasa, 15 Sep 2026 21:12 WIB
Tersimpan satu filosofi mendasar yang menjadi jantung seluruh program pembinaan di Papua Football Academy. (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah banyaknya potensi pemain muda sepak bola di Papua, Papua Football Academy (PFA) menjadi harapan agar talenta "mutiara yang terpendam" terus bermunculan.

Pagi itu, Selasa (15/9), hujan turun di Mimika Sport Complex. Namun, kondisi itu tidak menyurutkan semangat para pemain U-13 hingga U-15 Papua Football Academy untuk menjalani latihan.

Dipimpin oleh Pelatih Kepala Papua Football Academy, Ardiles Rumbiak, dan Direktur Papua Football Academy, Wolfgang Pikal, para pemain usia U-13 hingga U-15 dengan semangat melahap porsi latihan.

Tersimpan satu filosofi mendasar yang menjadi jantung seluruh program pembinaan di Papua Football Academy, yang merupakan inisiasi dari PT Freeport Indonesia (PTFI). Bukan sekadar mencetak pemain berbakat di lapangan hijau, melainkan membentuk manusia seutuhnya melalui sepak bola.

"PFA ini didirikan untuk bina karakter melalui sepak bola. Bukan sepak bola untuk karakter. Itu yang bedanya. Jadi, tantangan tersendiri itu bagaimana setelah cari bakat, hasilnya dikumpulkan, anak-anak dari seluruh Papua dibawa masuk PFA, kita setiap hari bina karakter di luar lapangan itu menjadi poin utama," ujar Ardiles.

"Karena kalau manusianya pola pikirnya baik, terus karakternya kebiasaan kecil setiap hari dibangun dengan baik, otomatis sepak bola itu akan lebih baik," sambungnya.

Prinsip ini menjadi pedoman setiap hari. Anak-anak yang datang dari seluruh penjuru Papua, mulai dari pegunungan hingga pesisir, dikumpulkan. Hal pertama yang dibangun bukanlah tendangan atau lari cepat, melainkan pola pikir dan kebiasaan baik.

Papua Football Academy sadar tidak semua anak yang masuk kelak akan menjadi pemain profesional. Oleh karena itu, pembinaan tidak berhenti pada keterampilan bola saja. Pendidikan dan keterampilan lain justru menjadi pilar penting.

"Perlu diketahui juga di sini, kita selalu ada pengembangan di luar sepak bola, lebih ke hal-hal yang bagaimana bisa mempersiapkan mereka apabila nanti mereka tidak menjadi pemain sepak bola. Contoh ada kelas bahasa Inggris, ada kelas komputer atau matematika, itu bisa menjadi poin utama apabila mereka tidak menjadi pemain sepak bola," ucap Ardiles.

Di luar skill dan teknik, salah satu hal yang terus diasah dari pemain di Papua Football Academy adalah keberanian dan kepercayaan diri. Banyak anak Papua yang merasa ragu saat melangkah keluar dari tanah kelahirannya. Maka di PFA, mereka diajarkan berbicara di depan umum, berani tampil, dan berani melangkah keluar dari zona nyaman.

Pelatih Kepala Papua Football Academy Ardiles Rumbiak di Mimika Sport Complex, Papua Tengah, Selasa (15/9). (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)

"Selain berlatih sejak muda, mereka harus banyak bersosialisasi dan bergaul. Di sini kita ajar mereka harus bisa berbicara, berani tampil, terutama dalam hal komunikasi. Supaya mereka percaya diri saat melangkah jauh dari rumah. Saya yakin anak-anak Papua pasti bisa menjadi lebih baik," ucap Ardiles.

Hasil pembinaan Papua Football Academy, yang berdiri sejak Agustus 2022, mulai terasa. Banyak pemain PFA yang memperkuat Timnas Indonesia di level kelompok usia.

Yang teranyar, Papua Football Academy kembali mengirimkan tiga siswanya untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 di Solo, Jawa Tengah, 12 September-11 Oktober 2026. Ketiga siswa tersebut adalah Alfa Christiano Sawaki asal Nabire, Daniel Febrianto asal Merauke, dan Dicky Carthensz Marani asal Jayapura.

"Kita bersyukur sudah ada yang masuk tim nasional usia muda. Artinya kita berlari, bukan berjalan santai. Program ini sangat membantu. Empat tahun ini banyak perubahan terjadi, baik di dalam maupun di luar lapangan. Berbagai program di dalam negeri dan beberapa kali ke luar negeri sangat membantu perkembangan mereka berada di level tertinggi," ucap Ardiles.

(tim/har)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK