Atlet India, Varun Sanyal menyatakan bahwa andai saja permasalahan yang ia alami saat tiba di Jepang untuk Asian Games 2026 terjadi ketika India yang bertindak jadi tuan rumah, tentu sorotan akan terasa lebih besar.
Varun Sanyal mengalami kendala ketika ia tiba di Jepang. Ia harus menunggu hingga tiga jam tanpa kejelasan sampai akhirnya ia bisa dipindahkan. Masalah itu terjadi karena nama Varun Sanyal tidak terdeteksi dalam sistem.
"Ini adalah salah satu hari yang gila. Ada banyak kekacauan terkait kamar atlet dan penunjukan kamar."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Andai ini terjadi di India, 100 persen ini akan jadi masalah yang lebih besar [dari segi sorotan negara lain]. Media akan terus menceritakannya dan India tidak akan pernah bisa berhenti untuk mendengar ujungnya," ucap Sanyal dalam video yang kemudian ia hapus, seperti dikutip dari Times of India.
Sanyal tiba di Nagoya dan mendapat kejutan ketika ia tiba di bagian registrasi. Di tempat itu, namanya tidak tercantum dalam sistem yang ada.
"Saya seperti hantu dalam sistem mereka. Hal itu memakan waktu sekitar dua jam ketika saya melihat mereka berputar-putar [mencari solusi]. Saat kami meninggalkan fasilitas, total sudah menghabiskan waktu tiga jam. Dan masalah saya juga belum terselesaikan."
"Tidak ada makanan. Mereka memberikan air mineral tetapi tidak ada makanan dan saya tidak bisa pergi ke manapun untuk membeli sesuatu. Saya tahu, sebagai petarung MMA, kami melakukan pemangkasan bobot tubuh, namun kami tetap butuh makan," ujar Sanyal.
Asian Games 2026 akan resmi dibuka pada Sabtu (19/9). Namun sejauh ini sudah banyak cabang olahraga yang dipertandingkan.
(ptr/ptr/jun)