Kapten Bangladesh: Pemain Indonesia Main di Liga Top Eropa
Kapten timnas Bangladesh, Jamal Bhuyan mengumandangkan kewaspadaan jelang laga pemungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (1/10).
Meski pernah menahan imbang Indonesia pada 2022 lalu, Jamal menilai kekuatan skuad Garuda saat ini sudah jauh berkembang pesat.
Gelandang berusia 36 tahun itu menyoroti transformasi skuad Indonesia yang kini diperkuat deretan pemain berlabel Eropa. Situasi tersebut membuat tantangan jauh lebih berat akan dihadapi Bangladesh ketimbang pertemuan mereka empat tahun silam.
Tepat pada 1 Juni 2022, Bangladesh bertamu ke Stadion Si Jalak Harupat Bandung dalam laga persahabatan menghadapi Timnas Indonesia. Bangladesh mampu memaksa tim Merah Putih besutan Shin Tae Yong berbagi angka 0-0.
Jamal sudah memperkuat Bangladesh kala itu. Ia dan Rakib Hossain jadi pemain tersisa yang masih memperkuat Bengal Tigers.
"Kami pernah bertanding melawan mereka pada tahun 2022. Saat itu saya ikut bermain dan kami meraih hasil imbang, tetapi kami tahu sekarang mereka adalah tim yang sama sekali berbeda," ujar Jamal.
"Mengenai Indonesia, mereka memiliki pemain-pemain yang sangat tangguh, dan sebagian besar dari mereka bermain di lima liga top Eropa," lanjutnya.
Guna meredam gempuran agresif tuan rumah, jajaran pelatih Bangladesh telah membedah peta kekuatan Garuda melalui analisis video. Kedalaman benteng pertahanan serta skema antisipasi bola mati menjadi fokus krusial yang digembleng dalam sesi latihan terakhir.
"Kami juga memantau dua penyerang mereka; mereka penyerang yang sangat tajam. Sebagian besar waktu kami gunakan untuk membahas hal tersebut, membedah di mana letak kekuatan dan kelemahan mereka," ucap Jamal menjelaskan.
Kendati Indonesia berambisi mencetak banyak gol demi mengamankan tiket final, Jamal memastikan timnya tidak akan menyerah. Ia optimis kejutan bisa kembali tercipta di atas lapangan.
"Dalam sepak bola, segalanya mungkin terjadi. Kami berharap bisa menampilkan permainan yang solid. Jika kami menang, itu luar biasa; jika kami meraih hasil imbang, itu juga hasil yang bagus," tegas Jamal.
(afr/jal)