Suporter Singapura Tak Terima Dibantai Malaysia, Cium Aroma Janggal
Kelompok suporter timnas Singapura, Singa Brigade, tidak terima tim kesayangannya dihajar Malaysia 0-6 dalam laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Kamis (1/10), The Lions hancur lebur di hadapan Harimau Malaya. Singa Brigade mencium ada yang tidak beres dengan kekalahan itu.
Pasalnya Singapura hanya kalah 0-2 di babak pertama. Armada Gavin Lee juga membuat 10 kali percobaan mencetak gol, yang lima di antaranya tepat sasaran. Song Ui Yong dan kawan-kawan pun kemudian meraih kemenangan atas Bangladesh.
Dalam laga melawan Malaysia, Singapura tidak menyisakan penampilan yang menawan. Itu yang menjadi sorotan suporter.
"6-0. Kekalahan rekor, dan melawan Rival Causeway kita. Halloween datang lebih awal dan kita telah menyaksikan pertunjukan horor di Bandung," tulis basis supporter Singapura itu di Instagram.
"Kita bisa menerima kekalahan dari siapa pun. Namun, kita tidak bisa menerima cara kita kalah semalam. Saat tertinggal 2-0, kita melihat sedikit daya juang, tetapi begitu kita kebobolan gol ke-3, kalian menyerah. Ke-6 gol tersebut sangat amatir. Ini tidak dapat diterima," sambung akun @singa_brigade.
Melihat statistik babak kedua, Singapura minim ancaman ke gawang Malaysia. Ilhan Fandi dan kawan-kawan hanya membuat empat percobaan, dan hanya satu tepat sasaran.
Pada sisi lain Malaysia membuat 11 ancaman di babak kedua. Tujuh di antaranya bahkan tepat menyasar ke gawang Singapura yang dikawal Izwan Mahbud.
Kekalahan telak 6-0 dari Malaysia juga memperburuk rekor head to head Singapura. Pasalnya, kali terakhir Singapura kalah dengan selisih enam gol tanpa balas terjadi pada tahun 1978 dalam Piala Kemerdekaan.
Singapura terkenal dengan struktur pertahanan rapi. Salah satu kontestan Piala Asia 2027 ini juga jadi satu-satunya tim yang menahan Vietnam di Piala AFF 2026. Vietnam keluar sebagai juara di turnamen tersebut.
"Kita berjarak kurang dari 100 hari dari AFC Asian Cup 2027. Berdasarkan performa ini, kita adalah anak domba yang telah disembelih, bukan Singa. Beberapa pertandingan yang bagus tidak membuat kalian menjadi tim yang bagus," terang basis suporter The Lions.
Singa Brigade berjanji bakal terus mengawasi timnas Singapura. Mereka menuntut Hariss Harun dan rekan-rekan untuk mengembalikan kepercayaan suporter yang telah hilang usai dibantai Malaysia.
"Mari kita perjelas, dukungan kita adalah dan akan selalu tanpa syarat. Kita telah berada di sana melewati setiap kekalahan dan setiap keraguan, dan kita akan terus hadir."
"Namun, kita tidak akan tinggal diam ketika ada hal yang tidak benar. Kenakan warna negara kita dengan bangga, berjuanglah di setiap menit, dan dapatkan kembali kepercayaan yang telah hilang semalam! Kami sedang dan akan terus mengawasi. Jangan menganggap remeh dukungan kami," tegas Singa Brigade.
(kar/nva)