Kekalahan memalukan timnas Singapura dari Malaysia, 0-6, dalam pertandingan terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dianggap sebagai 'tamparan keras' menjelang Piala Asia 2027.
Piala Asia 2027 di Arab Saudi akan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari tahun depan. Itu artinya hanya berjarak tiga bulan dari FIFA ASEAN Cup 2026.
Akan tetapi, FIFA ASEAN Cup yang semestinya bisa dijadikan persiapan untuk The Lions berujung hasil memalukan. Kekalahan 0-6 dari Malaysia di Stadion Si Jalak Harupat Bandung itu merupakan hasil terburuk sejak skor serupa pada 1978.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Legenda timnas Singapura dan juga Liga Indonesia, Noh Alam Shah, mengatakan kekalahan dari Malaysia tersebut menyakitkan.
"Ini hasil yang sangat menyakitkan, terutama saat melawan Malaysia. Namun, yang lebih mengkhawatirkan daripada skor akhirnya adalah bagaimana kami kehilangan kendali setelah tertinggal 0-2," ujar Alam Shah dikutip dari The Straits Times.
"Di level ini, kita harus mampu tetap kompetitif dan mengelola situasi sulit," ucap Alam Shah menambahkan.
Alam Shah yang pernah bermain untuk Persib Bandung, Arema Indonesia, dan PSS Sleman berharap tim asuhan Gavin Lee itu menggelar evaluasi serius jelang Piala Asia 2027.
"Hasil ini seharusnya memicu evaluasi serius terhadap identitas kita dan apakah pendekatan saat ini memberikan peluang terbaik bagi kita di Piala Asia," tutur Alam Shah.
Kekalahan telak Singapura itu jadi kontroversi. Pasalnya, di Piala AFF 2026 Singapura menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik. Mereka mencapai semifinal dan bisa mengalahkan Thailand 2-1 pada leg kedua, meski akhirnya tersingkir.
(sry/sry)