ANALISIS

Final Indonesia vs Thailand: Tendang Melankolia, Peluk Extravaganza

Abdul Susila | CNN Indonesia
Senin, 05 Okt 2026 06:30 WIB
Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekali lagi, malam yang dinanti Timnas Indonesia setelah 1991, tiba. Bukan Piala AFF sepertinya biasanya, melainkan FIFA ASEAN Cup 2026.

Sejak 1991, enam kali Indonesia tampil di partai final Piala AFF dan sekali di SEA Games (sebelum diubah untuk pemain U-23 sejak 2001, tak ada gelar yang berhasil diraih Timnas Indonesia.

Dari enam final Piala AFF, empat kali berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Hasilnya, histeria. Ini adalah kondisi psikologis yang ditandai ekspresi emosi berlebihan dan perilaku tak terkendali.

Bagaimana tak emosi, Indonesia pada akhirnya selalu gagal mengangkat trofi. Indonesia, sejak dijajah Belanda, seperti ditakdirkan menjadi pecundang. Bangsa yang kalah perang.

Tim Merah Putih hanya bisa mengangkat piala di level turnamen kecil, seperti Piala Kemerdekaan Indonesia 2000 dan 2008, di mana sejumlah tim luar negeri diundang menjadi peserta.

Oleh karena itu benak, hati, dan pikiran suporter Timnas Indonesia sudah lama diselimuti melankolia; rasa putus asa. Kepercayaan selalu dipupuk, tetapi tak lama setelah itu langsung diracun.

Kini, secercah harapan prestasi datang lagi: final FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia akan bentrok dengan Thailand pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/10). 

Turnamen yang diinisiasi pemimpin-pemimpin ASEAN dengan Gianni Infantino lewat memorandum of understanding (MoU) pada 2025 ini bisa menjadi titik tolok prestasi Indonesia di masa depan.

Bagaimanapun, sudah 35 tahun suporter Timnas Indonesia menanti gelar juara yang tak kunjung tiba. Sebuah extravaganza sangat dinantikan sebagai pelipur lara di dalam dada.

Akankah Kevin Diks dan kawan-kawan membuat extravaganza di GBK pada Senin (5/10) malam? Harapannya tentu saja, iya. Namun, Thailand si Raja ASEAN, bukan tim kacangan.

Sejarah mencatat, Thailand adalah penggagal utama Indonesia di banyak pentas olahraga, termasuk sepak bola. Karena itu kecerdikan strategi John Herdman akan diuji The War Elephant.

Soliditas Thailand Sudah Terjalin Lebih Lama


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :