Joey Pelupessy Dinilai Butuh Pelapis di Timnas, Siapa Paling Pantas?

CNN Indonesia
Kamis, 08 Okt 2026 05:08 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Joey Pelupessy mengepalkan kedua tangannya seusai melawan Timnas Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Timnas Indonesia mengalahkan Mozambik de
Timnas Indonesia disebut butuh pelapis Joey Pelupessy yang sepadan. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pengamat sepak bola nasional, Supriyono Prima, menilai Joey Pelupessy butuh pelapis di Timnas Indonesia. Siapa paling pantas untuk mengisinya?

Joey tak tergantikan di FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain 33 tahun itu selalu jadi starter dan bermain 90 menit. Dalam final lawan Thailand, bahkan hingga 120 menit termasuk babak tambahan.

Supriyono menganggap pemain SK Lommel itu sebagai salah satu sosok paling konsisten di skuad Garuda. Namun menurutnya, Pelupessy juga butuh pelapis sepadan sebagai pelapis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk konsep turnamen tentu butuh karena kita tidak tahu kondisi ke depannya seperti apa. Terus kemudian khawatir kena kartu kuning atau kartu merah," kata Supriyono kepada CNN Indonesia, Rabu (7/10).

Supriyono menyebut gelandang Borneo FC, Rivaldo Pakpahan, sebagai sosok potensial jadi pelapis Pelupessy. Menurutnya, pemain 23 tahun itu pantas mendapat tempat di skuad Garuda.

"Saya sampaikan Rivaldo Pakpahan bisa jadi salah satu opsi dengan melihat karakternya di Borneo FC," menurut Supriyono berdasarkan performa sang pemain dalam kompetisi. 

Lebih lanjut, Supriyono menyebut lini tengah perlu jadi perhatian John Herdman dalam agenda Timnas Indonesia berikutnya. Selain Pelupessy, Thom Haye dipandang juga perlu pengisi alternatif.

"Ricky Kambuaya itu bagus. Egy juga sebenarnya bagus, tapi untuk intensitas pertandingan tinggi kadang-kadang staminanya dalam 90 menit belum bisa kita lihat," ujarnya.

"Tapi kita tahu kehadiran Egy itu membawa warna berbeda di pertandingan kemarin. Dia bisa tusuk ke dalam dan jadi pemantik," ucap mantan pemain Timnas Indonesia menjelaskan. 

[Gambas:Video CNN]

(ikw/abs/jun)