Poin Jonatan Christie Terus Tergerus di Ranking BWF
Prestasi yang melorot dalam beberapa waktu belakangan membuat poin Jonatan Christie terus tergerus dalam ranking BWF. Posisinya pun melorot.
Jonatan menduduki posisi nomor satu dunia tepat setelah Kejuaraan Dunia 2026 pada 25 Agustus 2026. Saat itu ia jadi yang terbaik dengan total koleksi 87.631 poin.
Namun setelah momen itu, poin Jonatan terus tergerus menurun. Ia sering kalah di babak awal dan tak kuasa menembus babak akhir. Jonatan juga gagal mempertahankan poin tinggi yang ia dapat di tahun lalu.
Contohnya di Denmark Open ketika ia jadi juara di 2025 dan kini langsung kalah di babak kedua. Selain itu, Jonatan juga tidak bisa mendapatkan poin pengganti yang layak karena di turnamen berikutnya yaitu French Open, Jonatan malah kalah di babak pertama.
Kondisi itu membuat poin Jonatan terus tergerus. Ia kini ada di posisi keenam dengan catatan 80.031 poin, alias sudah berkurang sekitar 7600 poin dari dua bulan lalu.
Di pekan ini, Jonatan juga harus mempertahankan diri dari ancaman kehilangan banyak poin. Di Hylo Open, Jonatan adalah juara bertahan. Andai Jonatan tidak berhasil mempertahankan gelar, otomatis poinnya akan berkurang lagi di pekan depan.
Pada sisa tahun ini, Jonatan juga terancam kehilangan poin lainnya. Tahun lalu, Jonatan ikut BWF World Tour Finals meskipun langsung di fase grup. Di tahun ini, kans Jonatan ikut BWF World Tour Finals terbilang sangat kecil.
Per pekan ini, Jonatan masih ada di posisi ke-12 dalam daftar ranking Race to BWF World Tour Finals. Tak mudah baginya untuk mengejar posisi delapan besar dalam akhir race to BWF World Tour Finals.
Hal itu lantaran Jonatan juga tidak akan bermain di Korea Open dan Kumamoto Masters yang berlangsung di bulan November. Absennya Jonatan jelas memperkecil harapan Jonatan tampil di BWF World Tour Finals.
Dengan demikian, poin Jonatan bisa makin tergerus di ranking BWF pada sisa tahun ini.
(ptr/jal)