Pendapatan juga tercatat turun 4 persen dari Rp138,177 triliun menjadi Rp132,294 triliun di periode September 2016.
Nilai aset bersih per saham tercatat sebesar Rp2.611 pada 30 September 2016, meningkat 4 persen dibandingkan dengan posisi akhir 2015.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laba bersih dari segmen otomotif Grup Astra naik 12% menjadi Rp6,0 triliun selama periode sembilan bulan, sebagian besar merupakan dampak dari peluncuran model baru yang turut berdampak positif terhadap marjin perusahaan.
Penjualan mobil secara nasional meningkat sebesar 2 persen menjadi 783.000 unit. Penjualan nasional mobil Astra naik sebesar 10 persen menjadi 422.000 unit, sehingga meningkatkan pangsa pasar menjadi 54 persen dari 50 persen. Grup telah meluncurkan sepuluh model baru dan tujuh model revamped selama periode ini.
Penjualan sepeda motor nasional menurun sebesar 10 persen menjadi 4,4 juta unit. Sementara penjualan sepeda motor dari PT Astra Honda Motor (AHM) mengalami penurunan 3 persen menjadi 3,2 juta unit, meski pangsa pasar meningkat menjadi 73% dari 68% dengan didukung oleh peluncuran enam model baru dan delapan model revamped selama periode ini.
Laba bersih PT Astra Otoparts Tbk, bisnis komponen meningkat 59% menjadi Rp284 miliar dengan peningkatan pendapatan dari segmen pasar pabrikan otomotif (Original Equipment Manufacturer/OEM), after market dan segmen ekspor. (pit)