Pengembangan itu tidak berhenti di Mercy E350 BlueTec, namun akan menjadi transmisi standar dari semua jenis Mercy yang sebelumnya menggunakan transmisi 7G-Tronic.
Transmisi ini meningkatkan kenyamanan berkendara dan efisien mesin. Semakin tinggi gigi dan semakin luas rasio membuat perpindahan makin cepat dan halus. Mobil pun bisa melaju di kecepatan tinggi dengan putaran yang rendah. Ini semua berdampak konsumsi BBM yang lebih hemat, 1 liter untuk 18,8 kilometer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan rasio gigi 9.15, perpindahan gigi semakin halus dan berpengaruh pada kenyamanan. Tak hanya itu, perpindahan gigi yang cepat membuat konsumsi bahan bakal lebih hemat, minim getaran dan bising. Kelebihan lain adalah memungkinkan perpindahan sisi yang tidak berurutan dengan adanya konverter torsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menggunakan mesin V6 biturbo untuk GLS 400, SUV ini telah dilngkapi injeksi yang menghasilkan tenaga 333hp dengan 480nm pada torsi 1.600rpm dan dipadukan dengan 9G-Tronic jadi andalan Mercy saat ini.
"Teknologi yang kami bawa adalah 9G-tronic pertama di dunia untuk kelas SUV," kata Yudi Lesmana selaku Manajer Produk Mercedes Benz Indonesia dalam peluncuran GLS 400 di Ancol, Jakarta, Rabu (2/11) malam. (pit)