"Dikhawatirkan Amerika di bawah presiden yang baru, akan menjadi seperti China, yang hanya fokus pada ekonomi mereka sendiri. Yang akhirnya mengorbankan arus perdagangan dan hubungan internasional," ujar VDA dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Autonews.
VDA merupakan gabungan dari raksasa otomotif Jerman seperti BMW, Daimler (Mercedes-Benz) dan VW Group serta produsen dan pemasok otomotif lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara mengejutkan Trump menjadi Presiden of the United States (POTUS) dan dalam kampanye pemilihan presiden sebelumnya ada kekhawatiran, contohnya terkait BMW yang terancam mengganggu produksi mereka di Meksiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump diprediksi akan mengganggu investasi besar-besaran Renault dan PSA di Iran. Setelah Trump terpilih sebagai presiden saham-saham otomotif Jerman berguguran.
Saham VW turun 2,3 persen, BMW 1,9 persen, dan Daimler 1,8 persen. Penurunan saham ini menyebabkan sektor otomotif Eropa secara keseluruhan terjun menjadi 1,4 persen. (pit)