E-Class merupakan varian inti dari merek otomotif asal Jerman ini, yang seakan menerapkan pakem untuk mobil kelas bisnis di dunia.
"Mobil sedan yang bisa kami sebut sebagai sedan paling cerdas di dunia, kini dirakit di pabrik Mercedes di Wanaherang," kata President & CEO Mercedes-Benz Distribution Indonesia Roelof Lambert, di Wanaherang, Selasa (24/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus untuk E-Class yang pertama kalinya di rakit secara lokal adalah tipe bersejarah bagi pabrikan Mercedes yang telah menjual lebih dari 13 juta unit sejak pertama dikenalkan pada medio 1970-an.
Model E-Class yang dirakit secara lokal akan hadir dalam dua model yaitu E250 dengan Avantgarde line dan E300 dengan AMG line. Model ini merupakan suksesor dari model sebelumnya W212, E-Class paling laris Mercedes Benz.
"Di Wanaherang, E-Class akan jadi simbol pusat kompetensi untuk kendaraan kelas atas dan mewah," kata Roelof.
E-Class terbaru asal Wanaherang akan memiliki wheelbase lebih panjang 65 milimeter dari generasi sebelumnya dan menambah 43 milimeter panjang mobil secara keseluruhan. Varian teranyar ini dilengkapi mesin 4 silinder 1,991 cc yang dikombinasikan dengan transmisi khas 9G-Tronic sembilan percepatan yang mampu meredam kebisingan. Untuk model E300 mampu menghasilkan tenaga 245 horse power dengan torsi 370 Newton meter.
"Kami harapkan, komitemen Mercedes untuk tetap berinvestasi dan mengembangkan perakitan lokalnya di Indonesia," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam sambutannya. (pit)