Chevrolet Mencoba Bangkit Lewat Trailblazer
Rayhand Purnama | CNN Indonesia
Jumat, 24 Feb 2017 09:23 WIB
Produsen otomotif asal Amerika Serikat itu membenamkan mesil 2,5 L Duranmax yang seusai untuk bahan bakar B20. Selain itu berkat Variable Geometru Turbocharge (VGT), mobil tersebut dapat menghasilkan tenaga sebesar 132 KW (180Ps) dan torsi 440 Nm.
All New Trailblazer juga memperkenalkan Centrifugal Pendulum Absorber (CPA), pada tipe 2,5 L VGT. Getaran dan kebisingan akan berkurang, teknologi ini kerap ditemukan di mobil penumpang diesel kelas premium.
"Tentunya akan membantu mengurangi kebisingan mesin dan getaran, dengan mengurangi getaran torsi yang kerap dirasakan di kabin," ucap Gupta.
Selain itu fitur terbaru Electric Power Steering (EPS) pada mobil tersebut, diklaim membuat pengendalian kendaraan akan lebih mudah, saat bermanufer di jalur kota maupun ketika parkir. Pengendalian diperoleh dengan mengurangi jumlah tenaga, saat meningkatkan kecepatan. Pada jarak jauh, teknologi ini akan menyeimbangkan kendaraan pada jalur bergelombang dan mengurangi guncangan saat roda tak seimbang.
Guna kesenyapan kendaraan, terdapat pake wind noise yang dikembangkan dengan rancangan saat ini. Kaca pintu 10 kali lebih tebal, serta headlamp lebih dinamis. Hasilnya New Trailblazer lebih senyap saat digunakan ketimbang pendahulunya.
All New Trailblazer juga memperkenalkan Centrifugal Pendulum Absorber (CPA), pada tipe 2,5 L VGT. Getaran dan kebisingan akan berkurang, teknologi ini kerap ditemukan di mobil penumpang diesel kelas premium.
"Tentunya akan membantu mengurangi kebisingan mesin dan getaran, dengan mengurangi getaran torsi yang kerap dirasakan di kabin," ucap Gupta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guna kesenyapan kendaraan, terdapat pake wind noise yang dikembangkan dengan rancangan saat ini. Kaca pintu 10 kali lebih tebal, serta headlamp lebih dinamis. Hasilnya New Trailblazer lebih senyap saat digunakan ketimbang pendahulunya.
Presiden Direktur GM Indonesia Gaurav Gupta mengungkapkan bahwa SUV dengan kategori seven-seater itu tampil lebih premium pada kelasnya setelah melakukan beberapa ubahan untuk memenuhi kebutuhan pasar Asia.
"Mobil ini merupakan kendaraan kelas dunia. Sangat tepat diajak berjalan pada jalan Indonesia," kata Gupta di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (23/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teknologi dan Fitur Premium
All New Chevrolet Trailblazer. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama)
"Fitur tersebut merupakan pelengkap untuk airbag bagian depan, bagi pengemudi dan penumpang, sekaligus airbag untuk lutut pengemudi," ujarnya.
Mobil tersebut juga memiliki teknologi terkini, seperti Side Blind Zone Alert, Rear Cross Traffic Alert, Lane Depature Warning, Forward Collision Alert, Front and Rear Parking Assist dan Tire Pressure Monitoring System.
Uniknya, terdapat juga remote yang berfungsi untuk menyalakan kendaraan juga pendingan udara di kendaraan dengan jarak 10 meter. Sangat tepat untuk iklim tropis Indonesia.
"Jadi saat parkir di tempat panas, pengemudi dapat mendinginkan terlebih dulu mobilnya, tanpa masuk ke dalam," kata dia.
Produsen, juga melengkapi SUV-nya dengan perangkat entertaiment. Misal sistem infotaiment Mylink terbaru. Tidak hanya itu beberapa fitur yang biasa ditemukan pada mobil premium, juga terdapat pada All New Chevrolet Trailblazer.
Seperti kemampuan Apple CarPlay dan Android Auto dalam beberapa versi yang memungkinkan pengemudi atau penumpang, memproyeksikan telepon seluler mereka ke layar sentuh mobil. Selain itu, dilengkapi juga dengan siri Eyes Free dan software pengenal suara yang dapat memberikan perintah verbal, sehingga tidak perlu melepas tangan dari kemudi.
Kemampuan Mesin
Dapur pacu dari Chevrolet Trailblazer. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama)
All New Trailblazer juga memperkenalkan Centrifugal Pendulum Absorber (CPA), pada tipe 2,5 L VGT. Getaran dan kebisingan akan berkurang, teknologi ini kerap ditemukan di mobil penumpang diesel kelas premium.
"Tentunya akan membantu mengurangi kebisingan mesin dan getaran, dengan mengurangi getaran torsi yang kerap dirasakan di kabin," ucap Gupta.
Selain itu fitur terbaru Electric Power Steering (EPS) pada mobil tersebut, diklaim membuat pengendalian kendaraan akan lebih mudah, saat bermanufer di jalur kota maupun ketika parkir. Pengendalian diperoleh dengan mengurangi jumlah tenaga, saat meningkatkan kecepatan. Pada jarak jauh, teknologi ini akan menyeimbangkan kendaraan pada jalur bergelombang dan mengurangi guncangan saat roda tak seimbang.
Guna kesenyapan kendaraan, terdapat pake wind noise yang dikembangkan dengan rancangan saat ini. Kaca pintu 10 kali lebih tebal, serta headlamp lebih dinamis. Hasilnya New Trailblazer lebih senyap saat digunakan ketimbang pendahulunya.