Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), I Gusti Putu Suryawirawan membenarkan bahwa Indonesia sudah mulai gencar melakukan pendekatan terhadap Australia. Apalagi sejak negara kangguru, secara perlahan produsen otomotif angkat kaki dari sana.
Bahkan, kata dia, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto sudah memiliki rencana akan terbang langsung ke Australia dalam rangka kerjasama ekspor kendaraan. Namun mengenai kapan, Putu masih belum dapat menyebutkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski pasar Australia besar, Indonesia masih belum dapat terlalu berharap ke arah tersebut. Mengingat produksi dalam negeri fokus pada kendaraan berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV) hingga Low Cost Green Car (LCGC).
Sedangkan Australia sendiri lebih ingin kendaraan berjenis sedan, double cabin atau mobil berpenggerak 4x4. (pit)