Terdapat tiga mobil mini yang disinyalir rupa dari proyek Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk menggantikan Grandon sebagai alat angkut mobil pedesaan.
Mobil itu dibawa langsung dan sekaligus menjadi ajang pameran Institut Otomotif Indonesia (IOI) atas bentuk kecil dari kendaraan pedesaan. Ketiganya merupakan hasil karya mahasiswa yang memenangkan kontes desain mobil pedesaan, beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepi Pengunjung
Selain Komodo dan kendaraan pedesaan, mobil dengan konsep listrik buatan mahasiswa di tanah air juga meramaikan IIMS 2017. Para mahasiswa memberi tema pameran kendaraannya "IIMS Electric Car War,".
Ada tiga mobil yang dipamerkan sesak di booth kecil berukuran 4x4, sama dengan area mobil nasional lain yang ikut meramaikan IIMS 2017.
Dua dari tiga mobil yang dipamerkan memiliki bentuk fisik layaknya mobil Formula 1, walaupun tidak berisi dan terkesan kurus pada bagian kakinya. Sedangkan satunya, berwarna putih berbentuk kapsul. Mobil itu bertuliskan Universitas Islam Indonesia, dan berbagai jurusan teknik.
Dari pengamatan CNNIndonesia.com, pada Jum'at (5/5) memang tidak ada satu pun pengunjung yang sekedar ingin melihat hasil kreasi otomotif para anak bangsa. Apalagi, stand sengaja dibiarkan kosong tanpa desain, hanya Komodo yang ditunggui oleh pemiliknya.
Selain tidak menarik perhatian, absennya penjaga juga membuat pengunjung kesulitan untuk menggali informasi mengenai kendaraan yang dipamerkan. (pit)