Riding Assist-e, Motor Listrik Honda yang Anti Jatuh
Rayhand Purnama | CNN Indonesia
Kamis, 05 Okt 2017 15:28 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Dalam waktu dekat Honda bakal memperkenalkan motor terbarunya dalam bentuk konsep, yakni Honda Riding Assist-e di Jepang.
Dalam keterangan pers yang dirilis oleh Honda, racikan roda duanya kali ini mengusung teknologi penjaga keseimbangan yang telah dirancang melalui penelitian robot humanoid.
Teknologi ini membuat motor bisa menyeimbangkan badan secara otomatis saat pengendara tidak melaju dalam kecepatan tinggi.
Awal tahun ini, pabrikan asal negeri sakura ini sebelumnya juga sudah mengenalkan motor dengan teknologi keseimbangan serupa di ajang pameran otomotif di Amerika Serikat.
Bedanya, Honda tidak menggunakan sensor giroskop seperti motor self balancing lain pada umumnya. Tapi mereka menerapkan sistem keseimbangan khusus mengunakan kemudi. Sistem keseimbangan ini bekerja baik saat motor melaju maju mundur ataupun berbelok kanan kiri. Serupa dengan cara kerja manusia menjaga keseimbangan saat bermotor.
Perbedaan lain adalah digunakannya listrik sebagai suplai tenaga. Sementara prototipe sebelumnya belum menggunakan tenaga listrik.
Menurut Direktur Marketing dan After Sales Service Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, ubahan pada jenis mesin kendaraan ini merupakan penyesuaian terhadap respon agar masyarakat dapat masuk ke fase bebas emisi.
"Tenaga Riding Assist-e telah didukung motor listrik, sebagai salah satu langkah mewujudkan masyarakat yang dapat menikmati kebebasan mobilitas serta bebas karbon," tuturnya. (eks)
Dalam keterangan pers yang dirilis oleh Honda, racikan roda duanya kali ini mengusung teknologi penjaga keseimbangan yang telah dirancang melalui penelitian robot humanoid.
Teknologi ini membuat motor bisa menyeimbangkan badan secara otomatis saat pengendara tidak melaju dalam kecepatan tinggi.
Awal tahun ini, pabrikan asal negeri sakura ini sebelumnya juga sudah mengenalkan motor dengan teknologi keseimbangan serupa di ajang pameran otomotif di Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan lain adalah digunakannya listrik sebagai suplai tenaga. Sementara prototipe sebelumnya belum menggunakan tenaga listrik.
Lihat juga:Razia Pajak Kendaraan Bermotor |
Menurut Direktur Marketing dan After Sales Service Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy, ubahan pada jenis mesin kendaraan ini merupakan penyesuaian terhadap respon agar masyarakat dapat masuk ke fase bebas emisi.
"Tenaga Riding Assist-e telah didukung motor listrik, sebagai salah satu langkah mewujudkan masyarakat yang dapat menikmati kebebasan mobilitas serta bebas karbon," tuturnya. (eks)