Permintaan ini menimbulkan keraguan bahwa perundingan pembaharuan Kesepakatan Dagang Amerika Utara itu berpotensi ditunda.
Tiga sumber yang mendapat penjelasan soal proposal AS yang bersifat protesionis ini mengatakan bahwa ada juga usul kenaikan tajam dalam tingkat kandungan otomotif Amerika Utara secara keseluruhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini menggarisbawahi kesenjangan perbedaan antara tiga negara penandatangan NAFTA yang berusaha mencapai kesepakatan sebelum tenggat waktu akhir tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah awal Washington di bidang industri otomotif ini hampir mirip dengan tuntutan agar NAFTA juga memasukkan aturan yang disebut “pasal matahari terbenam”.
Pasal ini mengatur bahwa kesepakatan baru harus berakhir dalam lima tahun. Usul ini ditentang keras oleh Kanada dan Mexico.
Meski sumber-sumber yang mendapat informasi terkait perundingan itu menggambarkan suasananya tegang, para politisi Mexico dan Kanada mengatakan, untuk saat ini tidak ada rencana untuk meninggalkan perundingan.
Persyaratan kerasa yang diusulkan AS akan membuat perjanjian perdagangan bebasa NAFTA tiak menarik bagi industri otomotif negara itu. (Courtesy McLaren Automotive) |
Perdagangan antara ketiga negara ini naik hampir empat kali sejak 1994 menjadi US$1,2 triliun per tahun.
Persyaratan ini tambahan dari usul bahwa 50 persen TKDL dibuat di AS dalam waktu satu tahun setelah kesepakatan ditanda tangn.
Seorang pejabat Kanada mengatakan bahwa pejabat senior negaranya telah menolak kedua syarat itu karena tidak akan berhasil.
Donald Trump menegaskan bahwa dia lebih menyukai kesepakatan dagang bilateral dan pihak yang skeptis bertanya-tanya apakah persyaratan dari AS ini merupakan bagian dari strategi “Amerika First” sehingga perundingan yang berjalan akan gagal.
Kamar Dagang AS menyebut persyaratan industri otomotif AS ini sebagai sejumlah “pil beracun” yang akan menghancurkan perundingan perpanjangan NAFTA.
Kamar Dagang AS mengatakan usul itu akan menyebabkan pengangguran karena pabrik mobil dan pemasok suku cadang akan melewatkan keuntungan yang didapat dari NAFTA untuk memilih membayar tarif sebesar 2,5 persen untuk mobil dan banyak suku cadang impor.
“Terus terang, menurut saya ini adalah bully dari pemerintah Amerika Serikat,” kata Presiden Unifor Jerry Dias melalui pernyataan tertulis.
Penasehat Trump mengatakan peraturan yang saat ini berlaku terlalu ringan karena mendorong perusahaan otomotif membeli suku cadang murah dari China dan negara Asia lain.
Masa depan ekonomi Mexico sangat tergantung pada AS dan NAFTA, dan ketidakpastian perundingan ini mendorong penurunan nilai peso ke titik terendah dalam lima bulan.
[Gambas:Video CNN] (yns)
Persyaratan kerasa yang diusulkan AS akan membuat perjanjian perdagangan bebasa NAFTA tiak menarik bagi industri otomotif negara itu. (Courtesy McLaren Automotive)