Namun, seperti diungkap General Repair Service Manager Toyota Astra Motor (TAM) Iwan Abdurahman, itu bukanlah hal serius.
Bunyi berdecit itu bukan menandakan fungsi rem tidak bekerja maksimal, tapi akibat pertemuan disc brake dengan kampas rem yang bersih setelah terkena air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada dasarnya, rem akan tetap bekerja seperti biasa walau berbunyi. Bunyi berdecit itu pun lambat laun akan menghilang ketika kendaraan dipergunakan seperti biasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kinerja rem
Terkait kinerja, menurut Iwan rem yang basah tidak berpengaruh pada kepakeman rem. Malah, rem yang habis terkena air bisa dikatakan lebih pakem dari biasanya. Alasannya, karena air telah menghapus kotoran maupun debu yang menempel di rem.
"Justru bakal lebih pakem (mengunci). Malah cepet mengunci dibanding rem kering. Setelah air hilang, kembali normal," kata Iwan.
Bunyi berdecit dan kepakeman rem berlebih itu menurut Iwan hanya sementara. Meski demikian, ia menghimbau agar pengguna lebih berhati-hati saat menginjak rem. Sebab, ia khawatir mobil akan celaka jika rem diinjak terlalu dalam dan mengunci. (eks)