TIPS OTOMOTIF
Alasan Disk Brake Cepat Bergelombang
Rayhand Purnama | CNN Indonesia
Senin, 11 Des 2017 05:24 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kebiasaan pengereman ketika berkendara bukan hanya untuk menentukan nyaman atau tidaknya penumpang di dalam mobil.
Hal tersebut ternyata juga bisa menjadi penentu bagi masa pakai piringan disk brake agar lebih lama dari umumnya. Semakin agresif seseorang menginjak pedal rem, akan mempercepat piringan rem bergelombangnya disk brake.
"Karena yang membuat permukaan disk brake habis itu karena agresif, membuat permukaan habisnya jadi tidak rata," kata General Repair Service Manager Toyota Astra Motor (TAM) Iwan Abdurahman, saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, beberapa waktu lalu (1/12).
Tipe agresif ini biasanya terjadi pada pengemudi yang gemar kebut-kebutan. Usia disk brake, akan lebih lama bila pengemudi lebih tenang ketika menginjak rem.
"Jadi selalu ngerem pelan-pelan. Nah, itu biasanya umur disk brake lebih lama," ujarnya.
Berkendara secara agresif juga akan memperpendek masa pakai kampas rem.
"Untuk rata-rata habis, kaya untuk mobil kecil seperti Yaris, tipe manual bisa 80 sampai 90 ribu kilo baru abis. Tapi untuk matik setegahnya, ya 40 ribu kilo baru kampas abis," kata Iwan. (eks)
Hal tersebut ternyata juga bisa menjadi penentu bagi masa pakai piringan disk brake agar lebih lama dari umumnya. Semakin agresif seseorang menginjak pedal rem, akan mempercepat piringan rem bergelombangnya disk brake.
"Karena yang membuat permukaan disk brake habis itu karena agresif, membuat permukaan habisnya jadi tidak rata," kata General Repair Service Manager Toyota Astra Motor (TAM) Iwan Abdurahman, saat dihubungi CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, beberapa waktu lalu (1/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cara Aman Berkendara Saat Banjir |
"Jadi selalu ngerem pelan-pelan. Nah, itu biasanya umur disk brake lebih lama," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk rata-rata habis, kaya untuk mobil kecil seperti Yaris, tipe manual bisa 80 sampai 90 ribu kilo baru abis. Tapi untuk matik setegahnya, ya 40 ribu kilo baru kampas abis," kata Iwan. (eks)