"Menurut saya ekonomi baru di masa mendatang dalam waktu yang sangat dekat itu ada tiga, yaitu pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT), kendaraan listrik, dan bisnis online," kata Jonan mengutip situs resmi Kementerian ESDM.
Menurut Jonan pemerintah saat ini terus membangun pembangkit listrik berbasis EBT. Pada 2017, kapasitas pembangkit EBT nasional telah meningkat sebesar 3,4 persen, sebesar 9,1 Gigawatt (GW) dari 8,8 GW di tahun 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait kendaraan listrik, Ia mengatakan jajarannya telah merancang aturan khusus yang tertuang Peraturan Presiden Nomor 22 Tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional. Proyeksinya, terjadi peningkatan populasi kendaraan bertenaga listrik atau hibrid pada 2025 sebesar 2.200 unit mobil dan 2,1 juta unit sepeda motor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, tantangan terbesar ke depan yang dihadapi menurut Jonan adalah bagaimana memberikan akses energi kepada semua lapisan masyarakat dengan harga terjangkau.
"Ini tantangan besar kita bagaimana menjalankan sila ke-5, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sebagaimana Bapak Presiden bilang," tutup Jonan. (mik)