Perselisihan diawali ketika ibu berhijab warna biru itu mengendarai sepeda motor, namun tidak mengenakan helm dan melengkapi dirinya dengan surat izin mengemudi (SIM) C. Ia ditegur anggota SatLantas Polres Kudus Jawa Tengah, Briptu Erlangga Hananda Seto karena tidak mengindahkan aturan-aturan lalu lintas.
Aksi seorang ibu melawan petugas polisi yang diunggah akun @polantasindonesia itu menjadi viral di media sosial. Kejadian ibu marah-marah tak terima hendak ditilang petugas tersebut terjadi di Jalan A Yani, Kudus, Kamis (22/2) pagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bicara pasal atau masalah hukum sebetulnya percuma. Kenapa? Yang terpenting adalah tingkat kesadaran dari pengguna lalu lintas. Ya budaya tertib lalu lintas. Oke tidak pakai helm, kalau terjadi kecelakaan? ya itu kepala-kepala dia. Tapi biar begitu, memang habis ada masalah di jalan tidak perlu bantuan orang lain? Bisa memang bangun sendiri? Makanya sadar tanggung jawab karena lalu lintas punya orang banyak," jelas Chrysnanda.
Pelanggar lalu lintas akan dikenakan pasal 282 jo pasal 104 ayat 3 dengan sanksi pindana satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000. Jika pelanggar tidak mengenakan helm akan dikenakan tilang dengan dikenakan pasal 291 jo pasal 108 ayat 6 dengan pidana kurungan satu bulan atau denda maksimal Rp 250.000.
Pengendara yang tidak memiliki atau membawa SIM, telah melanggar pasal 281 jo pasal 77 ayat 1 dengan sanksi pidana kurungan paling lama empat bulan atau denda maksimal Rp 1 juta. (asa)