CEO Mitsubishi Motors Osamu Masuko menjelaskan bahwa pihaknya belum bisa memenuhi permintaan yang diajukan Mitsubishi Filipina sebesar 3.000 unit.
"Permintaannya tinggi, ada sekitar 3.000 unit sudah order (dipesan) Filipina," kata CEO Mitsubishi Motors Osamu Masuko di Tanjung Priok, Jakarta Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Indonesia, jumlah pesanan Xpander sendiri telah mencapai 66 ribu unit. Sedangkan kapasitas pabrik khusus untuk Xpander awalnya 60 ribu unit per tahun atau 5.000 unit per bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk pasar ekspor, Mitsubishi Motors menargetkan 30.000 unit Xpander bisa terpenuhi sampai penghujung 2018 dan diharapkan dapat meningkat jumlahnya pada tahun-tahun berikutnya.
"Saya sulit menyebut jumlah yang ingin diekspor (kuota tiap negara ekspor). Saya pun minta maaf karena Indonesia masih banyak konsumen domestik yang menanti mobilnya," ucap Osamu Masuko.
Mitsubishi berencana menambah nilai investasi sekitar 1 miliar yen (Rp125,7 miliar) untuk meningkatkan kapasitas produksi pabrik hingga 100 persen. Rencana tersebut belum termasuk menambah 400 karyawan dari sebelumnya 3.000 karyawan. (mik)