Produsen membagi lahan itu menjadi dua area, 30 persen untuk pabrik manufactur dan sisanya diperuntukan sebagai area supplier park. Pabrik ini sudah resmi beroperasi pada Juli 2017.
Manufaktur China tersebut kembali mengajak sejumlah media, termasuk CNNIndonesia.com melihat langsung kegiatan di pabriknya. Di mana tempat itu merupakan 'dapur' produksi dari pembuatan mobil andalan Wuling, yakni Confero dan Cortez.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teknik pengelasan digunakan untuk menyambung pelat ke casis hingga membentuk satu unit kendaraan. Baru setelah itu bahan tersebut dikirim ke area pengecatan. Tapi sayang, perjalanan kami tidak mengarah ke sana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Senior Pabrik Wuling Motors Arif Pramadana mengatakan biasanya dari line perakitan menuju line selanjutnya, itu membutuhkan waktu sekitar empat menit.
"Kalau dalam hitungan jam itu 15 unit mobil, per satu jam. Baik Cortez atau Confero sama saja komposisinya," kata Arif, di Cikarang, Rabu (9/5).
Mobil-mobil tersebut harus lebih dulu diuji sampai dinyatakan lolos untuk selanjutnya diletakkan ke area penyimpanan. Pabrik pun menganut standarisasi dari produsen Amerika Serikat General Motors.
Pabrik Wuling memperkerjakan 900 karyawan dan 700 karyawan di antaranya ditempatkan di area perakitan dengan sistem pengerjaan 50 persen sudah menggunakan robot.
Pada kesempatan itu rombongan juga sempat berkeliling melihat lokasi 20 pemasok komponen lokal yang berada di area pabrik. "Kalau material (bahan pembuatan mobil) kami itu sebagian besar dari China. Lalu mesin dan transmisi juga impor utuh langsung dari China," tutup Arif. (mik)