Cerita berubah sejak Februari 2018, posisinya digeser pendatang baru, Xpander. Hingga Mei 2018, Xpander berhasil memimpin penjualan wholesales kelas low MPV dalam negeri. Namun kondisi itu cuma sementara ketika Avanza berhasil mengembalikan keadaan dengan mencetak penjualan dari pabrik ke dealer paling banyak di segmennya.
Avanza berhasil menutup penjualan wholesales dengan hasil baik pada Juni 2018, yaitu 4.648 unit, dan posisi kedua diisi Xpander dengan jumlah 3.278 unit dan di bawahnya ada model Ertiga, Mobilio, Confero, Xenia dan Grand Livina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia meyakini bahwa keperkasaan Avanza tak lepas dari ketersediaan jaringan resmi Toyota di Indonesia. Dan ini dijelaskan Seorjo sebagai faktor penentu minat beli konsumen terhadap produk mobil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati jumlah Avanza menang pada bulan Juni, namun jika dikalkulasikan angka penjualan Avanza selama 2018 (Januari-Juni) tetap berada di bawah Xpander. Avanza dapat terjual 39.455 unit, sedangkan Xpander berjumlah 39.948 unit.
Lihat juga:20 Mobil Terlaris Semester I 2018 |
Apalagi MMKSI punya rencana meluncurkan Xpander tipe baru di GIIAS 2018 yang diyakini akan mendongkrak penjualan Xpander di pasar otomotif domestik. (mik)