"Objektif utamanya adalah menawarkan kepada pengemudi pengalaman yang sama di mobil mereka seperti pengguna ponsel pintar pada perlengkapan mereka," kata Hadi Zablit, Alliance Senior Vice President, Business Development Renault-Nissan-Mitsubishi kepada afp.com, Selasa (18/9).
Nantinya pengemudi mobil Renault, Nissan, dan Mitsubishi bisa mengakses Google Maps, Google Assistant, dan bahkan bisa menambah aplikasi lewat Google Play Store.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus buat pasar China yang melarang Google, aliansi bakal menawarkan solusi namun belum dijelaskan rinci.
Zabit mengatakan kesepakatan Android hanya sebagian dari kolaborasi dengan Google. Aliansi sedang menyiapkan diri untuk meluncurkan 12 model listrik baru dan mengembangkan teknologi otonom. (fea)