Menurut Djoko, untuk mencapai tahap itu dibutuhkan dukungan serta konsistensi pemerintah dan proses yang tidak instan.
"Jika bisa dilakukan, suatu prestasi industri otomotif Indonesia. Apa berani mengurangi produk yang sudah ada, di Korea sulit ditemui produk luar Korea, kebanyakan produk dalam negerinya," kata Djoko kepada Antara di Jakarta, Rabu (24/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya akan tinjau lagi Esemka ini karena ada karya anak bangsa. Memang ada syarat-syarat dipenuhi, saya memang mendukung itu," ucap Djoko.
Setelah kemunculannya pada Mei 2009 yang diciptakan oleh siswa SMK 1 Singosari, mobil Esemka terus menjadi perbincangan masyarakat Indonesia. Presiden Joko Widodo turut mendukung Esemka diproduksi untuk kebutuhan konsumen dalam negeri.
Lihat juga:Jokowi: Apa Urusan Saya dengan Esemka? |
Pada awal tahun ini, Esemka kembali muncul dengan model SUV Esemka yang sepintas mirip mobil China Foday Landfort.
Kabar terbaru Presiden Jokowi menyatakan produksi mobil esemka bukan kewenangan dirinya dan pemerintah. Pemerintah hanya bertugas mendorong uji emisi serta uji laik jalan sebelum akhirnya diturunkan ke pasar.
"Urusan saya, urusan apa dengan produksi Esemka? Enggak ada urusan pemerintah. Itu dikerjakan penuh oleh industri, dikerjakan penuh oleh swasta," kata Jokowi di ICE BSD, kemarin.
(mik)