Membahas soal puing pesawat, produsen pesawat terbang telah mengandalkan material ringan agar pesawat mudah mengudara terlepas pesawat bisa terbang karena ada dorongan dari mesin jet.
Material pesawat yang ringan dan kuat sama halnya dengan komponen kendaraan buatan manufaktur di dunia. Dalam pembuatan pesawat, kebutuhan akan material terbaik sangat diperhitungan seiring dengan berkembangnya desain dan teknologi pesawat terbang yang makin canggih.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Menit-menit Berbahaya Selama Penerbangan |
Pertama adalah material aluminium. Pada industri penerbangan komersial, aluminium digunakan hampir 80 persen dalam pembuatan pesawat. Material aluminium yang dimaksud lebih kuat dari aluminium yang biasa kita temui sehari-hari karena menggunakan campur khusus untuk meningkatkan daya tahannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua adalah titanium. Material ini diketahui memiliki kekuatan lebih tinggi dari aluminium. Bahan ini memiliki sifat antikorosi dan tahan panas. Umumnya pada mobil digunakan untuk pembuatan mesin, sementara insinyur kedirgantaraan memanfaatkan material ini juga untuk membuat mesin pesawat terbang.
Namun, material komposit yang mahal harganya dari aluminium membuat produsen pesawat 'putar otak', begitu juga pelaku otomotif. Alhasil fakta di lapangan, material tersebut digunakan pada mobil-mobil tertentu dengan banderol relatif mahal, contohnya mobil berperforma untuk lintasan balap. (mik)