Motor listrik besutan mahasiswa Institut Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini disebut sudah melalui seluruh uji penelitian.
Nantinya ditargetkan dalam sebulan Gesits bisa diproduksi sebanyak 5 ribu unit. Dalam setahun, proyek yang dibiayai Kemenristekdikti ini diproyeksikan bisa memproduksi 50 ribu hingga 60 ribu unit motor listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:100 Unit Gesits Pesanan Jokowi 'Istimewa' |
Motor yang sempat diuji coba oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu ini rencananya segera bisa dipesan mulai Januari 2019 di sejumlah dealer yang telah disiapkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jokowi Minta Gesits Meluncur Januari 2019 |
"Nanti baterainya kami sudah bekerja sama dengan pertamina. Baterainya nanti bisa ke pom bensin untuk ditukar dengan yang baru," kata dia.
Meski enggan menyebut banderol harga saat dipasarkan nanti, Nasir menjanjikan nantinya akan kompetitif dengan motor-motor konvensional. (frd/evn)