Fitur pendukung bisa jadi penentu keputusan pembelian mobil. Oleh sebab itu, pabrikan mobil berlomba-lomba menghadirkan fitur penunjung berkendara. Untuk diingat, fitur penunjang membuat suatu kendaraan memiliki nilai tambah.
Berbicara soal fitur, setiap produsen roda empat pasti sudah mengantongi hasil survei. Survei itulah untuk menempatkan berbagai fitur agar sesuai dengan segmen yang disasar. Toyota misalnya. Merek mobil Jepang itu lebih kepada menawarkan penunjang sistem hiburan yang berkualitas untuk sejumlah modelnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nomor satu itu entertaiment," kata Executive General Manager Toyota-Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto kepada CNNIndonesia.com, Kamis (3/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Evolusi Bumper Mobil dari Masa ke Masa |
"Untuk Terios, fitur 360 derajat kamera sangat diapresiasi. Jadi banyak dijual aksesorinya di Kemayoran," ucap Amelia.
Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual Honda Prospect Motor Jonfis Fandy punya pendapat tak jauh berbeda. Menurutnya fitur kendaraan harus menyesuaikan kebutuhan berkendara.
Dijelaskan Jonfis, hasil survei melibatkan pengguna Brio menginginkan bagasi yang lebih lapang ketimbang fitur pendukung lainnya. Untuk konsumen Mobilio menginginkan mobilnya rendah biaya perawatan.
"Tidak bisa dijabarkan secara rinci. Beda tipe, beda kebutuhan. Seperti Brio (konsumen ingin) ruang bagasi yang lebih lega, lalu Mobilio running cost rendah atau irit dan murah perawatan," ungkap Jonfis.
Contohnya Wuling Motors. Wuling salah satu produsen otomotif yang melakukan gebrakan dengan meluncurkan mobil 'murah' bertabur fitur. Bisa dibilang belum ada produsen otomotif di Indonesia yang menawarkan hal serupa.
Misalnya Cortez. Multi purpose vehicle (MPV) Wuling ini sudah dilengkapi sunroof, Automatic Vehicle Holding (AVH) atau Hill Start Assist (HSA) untuk beberapa kendaraan. Fitur tersebut berfungsi menahan gerak kendaraan saat berhenti di jalan menandak.
Untuk mobil penumpang Rp200an juta, Wuling juga menawarkan handbrake sistem eletrik, meninggalkan sistem tarik yang umumnya menggunakan tongkat berukuran cukup besar di konsol tengah.
Namun kembali lagi, belum tentu mobil beragam fitur penunjang sering dipakai. Konsumen harus cerdas dalam memilih mobil impian, jangan sampai fitur-fitur tersebut menganggur di dalam mobil. (ryh/mik)