Belakangan diketahui Mercedes-Benz sedang mengembangkan GLB-Class menggunakan platform MFA2 yang berarti punya banyak kemiripan seperti model ringkas A-Class dan B-Class. Media-media otomotif internasional sudah banyak mengungkap penampakan GLB dengan kamuflase sedang diuji di jalan, termasuk di Nurburgring.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami pasti jual di Indonesia, 2020," kata Roelof di Magelang, Senin (14/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana MBDI meluncurkan GLB bisa jadi berkaitan dengan program mobil listrik yang bakal diresmikan pemerintah Indonesia. GLB dipercaya punya banyak pilihan mesin, termasuk bensin, diesel, plug-in hybrid, dan mobil listrik yang disebut bernama EQB.
Roelof tidak menjelaskan keterkaitan itu, namun sebelumnya dia sudah pernah mengatakan bakal menambah model produksi lokal pada tahun ini setelah Indonesia mengumumkan program mobil listrik, aturan IKD (Incomplete Knock Down) baru, dan harmonisasi pajak barang mewah.
Roelof memastikan MBDI bakal meluncurkan lebih dari 10 produk baru pada tahun ini. Dua di antaranya sudah diketahui, yaitu G63 AMG dan GLA Urban Line. (fea)