Bukan hanya itu, seperti dijelaskan Reuters, Toyota juga dikatakan bersedia menyuplai komponen hybrid seperti motor listrik, power converter, dan baterai buat kompetitor. Toyota juga siap memberikan konsultasi terkait servis kendaraan hybrid.
"Kami ingin berkontribusi untuk meningkatkan persaingan [dengan mobil listrik murni] dengan menawarkan bukan hanya teknologi kami tetapi juga suku cadang dan sistem ke produsen mobil lain," ucap Executve Vice President Shigeki Terashi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerakan Toyota ini juga semakin memperkuat kepercayaannya bahwa hybrid merupakan alternatif kendaraan listrik. Mobil hybrid punya efisiensi bahan bakar setidaknya dua kali lipat mobil bensin dan tidak butuh infrastruktur rumit seperti stasiun pengisian listrik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Toyota merupakan penguasa pasar hybrid di dunia yang memiliki lebih dari 80 persen pangsa pasar penjualan. Sejak pertama kali meluncurkan Prius pada 1997, Toyota sudah menjual lebih dari 13 juta unit mobil hybrid.
Toyota lagi bertaruh besar pada kendaraan fuel cell, pasar kendaraan yang meneguk air ini terhambat euforia kendaraan listrik. (fea)