Menurut Direktur Sales & Marketing KTB Duljatmono rencana itu sudah masuk ke tahap pembahasan bersama prinsipal di Jepang.
"Sekarang melakukan pengembangan studi atau diskusi terus dengan prinsipal Jepang, bahwa development nanti akan di Indonesia," kata pria yang akrab disapa Momon itu di Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2019, Senin (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam negeri, merek otomotif yang telah memiliki fasilitas riset dan pengembangan kendaraan baru diketahui adalah Isuzu dan Daihatsu. Wuling sebelumnya juga sempat disebut bakal membangun fasilitas RnD, namun belum terwujud hingga kini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Supaya produk ini sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Tapi tentu sebagai prinsipal akan mendukung terus, berkaitan dengan desain utama atau pengembangan utama dengan teknologi dan sebagainya," ucap dia.
Momon menambahkan keputusan prinsipal soal RnD juga tergantung kepada pasar Indonesia ke depan.
"Ke depan pasti akan mengarah ke sana. Saya susah memprediksi berapa tahun lagi, karena melihat itu terkait dengan permintaan di pasar Indonesia, perkembangan seperti apa, volumenya seperti apa, dan teknologi yang mau diterapkan seperti apa," ucap Momon. (fea)