Seseorang itu diduga bernama Shamsubahrin Ismail, pendiri perusahaan transportasi Big Blue Taxi Services di Malaysia. Di dalam video yang sepertinya berupa cuplikan berdurasi 58 detik itu, dia mengatakan nada protes terhadap keberadaan Gojek di Malaysia.
"Gojek hanya untuk orang miskin seperti di Jakarta, di Thailand, India, di Kamboja, Gojek boleh pergi. Bahkan di Singapura, Gojek tidak dibenarkan angkat penumpang," katanya dilihat pada Selasa (27/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain beroperasi di Indonesia, Gojek diketahui sudah melakukan ekspansi ke tiga negara di Asia Tenggara, yakni Thailand, Vietnam, dan Singapura. Pekan lalu Gojek mengaku sudah mendapatkan lampu hijau beroperasi di Malaysia setelah mengadakan pertemuan dengan pemerintah setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Garda Igun Wicaksono mengatakan demonstrasi ojol bakal digelar pada 3 September. Pihak Gojek belum memberikan komentar terkait video viral tersebut dan rencana Garda untuk demonstrasi.
[Gambas:Youtube] (fea)