Sebelumnya GM mengumumkan akan menutup empat pabriknya di AS, menyusul penghematan untuk mengantisipasi perubahan industri otomotif global.
Dengan menutup sebanyak empat pabrik dan tiga pabrik lainnya yang tersebar di sejumlah negara, GM mengklaim bisa menghemat biaya sekitar Rp87 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump mengatakan GM harus membuat keputusan agar namanya kembali 'disegani' dengan memindahkan fasilitas produksi dari China ke Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Operasi GM di Cina bukan ancaman bagi pekerjaan AS," kata perusahaan itu dalam lembar fakta.
Dikabarkan tenaga kerja GM di AS telah merosot sekitar 4.000an sejak akhir 2018.
Berangnya Trump dengan GM muncul saat pembicaraan kontrak dengan serikat pekerja yang berasal dari tiga produsen otomotif Detroit yaitu GM, Ford, dan Fiat Chrysler.
Di China GM sudah menjual 3,6 juta kendaraan tahun lalu. Jumlah itu yang merupakan 43 persen dari penjualan GM di seluruh dunia. GM membukukan pendapatan ekuitas US$2 miliar dari operasi di China 2018. (ryh/mik)