Mengutip situs resmi Auto2000, masalah transmisi 'ngadat' memang bisa muncul pada mobil manual. Salah satu contohnya, saat mesin mati persneling mudah dipindah-pindah namun ketika mesin hidup perseneling terkesan mengunci bahkan susah masuk gigi sama sekali.
Jika dipaksakan malah jadinya terdengar bunyi kasar dan berpotensi merusak gigi percepatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum melakukan itu, mesti dipahami dulu tentang sistem kopling. Umumnya ada dua sistem penggerak kopling yang meneruskan injakan pedal kopling ke sistem kopling yaitu berbasis kabel dan hidraulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain karena free play, bisa juga persneling tidak bisa dipindah karena kampas kopling sudah tipis. Bila kampas kopling sudah aus maka kemampuannya meneruskan tenaga tidak maksimal. Gejala untuk penyakit ini yaitu mobil akan berjalan pada putaran mesin tinggi meski pedal kopling sudah diinjak maksimal.
Penyelesaian buat penyakit seperti itu yakni mengganti kampas kopling dengan yang baru.
Pada sistem kopling hidraulis kebocoran minyak kopling juga bisa menyebabkan gigi transmisi sulit dipindah, bahkan tidak bisa masuk sama sekali.
Cara penyelesaiannya komponen penyebab kebocoran mesti diganti. Misalnya karet-karet master silinder kopling (silinder kopling atas) dan silinder kopling bawah. (ryh/fea)