Volvo Cars dan Zhejiang Geely Holding Group (ZGH) telah mengumumkan rencana untuk menggabungkan operasi mesin pembakaran internal (ICE) yang ada menjadi bisnis mandiri.
Entitas baru akan bertanggung jawab untuk pengembangan mesin pembakaran dalam generasi berikutnya dan powertrain hybrid untuk disuplai ke perusahaan di bawah ZGH, seperti Geely Auto, Proton, Lotus, London Electric Vehicle Company, Lynk & Co.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden dan CEO Volvo Cars Hakan Samuelsson, entitas baru di bawah Volvo Cars dan ZGH akan mengurangi beban insinyur Volvo yang dalam beberapa tahun harus menciptakan mesin konvensional dan hybrid serta listrik.
"Dengan perubahan ini kami menghindari ketimpangan," kata Samuelsson mengutip Paultan, Selasa (8/10).
Lihat juga:Volvo Tarik Mobil dalam Waktu Berdekatan |
"Mobil hybrid membutuhkan mesin pembakaran internal terbaik. Unit baru ini akan memiliki sumber daya, skala, dan keahlian untuk mengembangkan biaya powertrain ini secara efisien, "kata Samuelsson.
Menurut Volvo, bisnis baru ini diperkirakan akan menyerap sekitar 3.000 karyawan dari Volvo dan sekitar 5.000 dari Geely. Kedua perusahaan meyakini tidak ada pengurangan buruh pabrik.
"Kami memiliki keuntungan dengan melakukan restrukturisasi yang sangat mendasar ini sangat awal karena pasar untuk mesin pembakaran tidak akan tumbuh di masa depan. Kami melakukan hal yang tepat, yaitu memanfaatkan sinergi. Itulah yang Anda lakukan ketika berhadapan dengan pasar [otomotif] yang menyusut," jelas Samuelsson. (mik)