Angka tersebut berdasarkan biaya perbaikan satu unit mobil sekitar Rp6 juta sudah termasuk ongkos montir dan komponen. Sedangkan mobil yang terdata harus mengikuti kampanye perbaikan atau recall mencapai 36.915 unit.
Daihatsu mengumumkan kampanye perbaikan untuk Gran Max 1.5L dan Luxio produksi Maret 2018 sampai April 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini proses pembuatan part di supplier ADM. Tapi ini jadi tanggungjawabnya ADM," ungkap Anjar.
Menurut Anjar pihak Daihatsu juga tidak mengganti supplier dan material komponen itu. Hanya saja pihaknya akan memastikan bila pembuatan komponen sesuai standar yang sudah ditetapkan oleh Daihatsu.
Lihat juga:Upaya Toyota Gerakkan Mobilitas Masa Depan |
Lebih lanjut Amelia, pihaknya tidak menargetkan kapan recall untuk mobil-mobil yang teridentifikasi selesai seluruhnya diperbaiki. Kata Amelia proses perbaikan menghabiskan waktu14 jam karena kategorinya 'turun mesin'.
"Terus ini juga ada yang komersial. Jadi ya suka-suka mereka. Kalau mereka sibuk ya belum daftar (masuk bengkel untuk perbaikan)," tutup Amelia. (ryh/mik)