Menurut dia, pemerintah ingin hal tersebut terealisasi secara bertahap agar masyarakat sebagai pengguna moda transportasi ikut merasakan manfaat kendaraan listrik.
"Supaya masyarakat cepat juga beralih ke (kendaraan) listrik. Salah satu yang disampaikan pak menteri kami dorong kepada Grab dan Gojek untuk menggunakan kendaraan listrik," kata Budi ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat (13/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keduanya melakukan riset terkait transportasi listrik di dalam negeri menggunakan kendaraan 'hijau' produsen tersebut sebagai armada taksi, ojek onlie, serta layanan antar barang, dan pemesanan makanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain transportasi online, Budi menambahkan transportasi masal bus juga diarahkan menggunakan armada listrik.
Ia menuturkan perusahaan jasa angkutan bus harus sudah memikirkan terkait elektrifikasi di masa mendatang. Sebab, rencana pemerintah transportasi masal bus tidak lagi menggunakan bahan bakar, melainkan energi listrik.
"Saya juga lagi memandang mungkin suatu saat mendorong kepada operator bus secara bertahap ke listrik. Seperti Damri dan Transjakarta. Secara bertahap harus ganti beberapa tahun ke depan ke bus listrik," kata Budi.
[Gambas:Video CNN] (ryh/lav)