Zero ODOL atau pembasmian truk-truk obesitas dan kelebihan muatan telah ditargetkan Kemenhub berlaku pada 2021. Persiapan proyek ini sudah dimulai pada 2019 melalui melalui Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 21 Tahun 2019 tentang Pengawasan terhadap Mobil Barang atas Pelanggaran Muatan Lebih (Over Loading) atau Pelanggaran Ukuran Lebih (Over Dimension).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi Karya pada pekan lalu menyatakan sudah bicara informal dengan Agus, dia menyebut memberikan toleransi dari segi waktu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan kepada CNNIndonesia.com pada Rabu (12/2), finalisasi soal hal ini bakal diselesaikan pada pekan ini melalu rapat lintas kementerian.
"Ya minggu ini mau finalisasi. Saya mau rapat dan pak menteri kemarin memerintahkan saya minggu ini mengundang PUPR [Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat], menperin, dan ada menteri perhubungan, sekaligus korlantas," kata Budi Setiyadi yang menyebut rapat bisa digelar Kamis atau Jumat.
[Gambas:Video CNN]
Budi Setiyadi menyatakan bakal membawa pernyataan Zero ODOL berlaku 2022 pada rapat. Dia juga bilang rapat ini antarkementerian, tidak mengundang pihak lain termasuk pebisnis.
"Ini internal kementerian. Jadi kalau udah baru kami sampaikan ke mereka," kata dia.
Menurut Budi Setiyadi keputusan rapat bakal dikukuhkan melalui surat keputusan. (ryh/fea)