Senior Brand Executive & Product Development Gajah Tunggal Dodiyanto menjelaskan tekanan udara di dalam ban bisa turun lantaran lapisan luar bersentuhan langsung dengan ubin. Ubin merupakan barang yang punya sifat mengalirkan panas dengan cepat sebab itu temperaturnya cepat rendah sehingga terasa dingin.
"Jadi gampang kempis ban motornya, karena lantai itu dingin dan udaranya keluar," kata Dodiyanto melalui pesan singkat, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beberapa hal yang mesti dipahami atas penjelasan tersebut, yakni ban dari karet yang terlihat solid dikatakan Dodiyanto memiliki pori-pori, serta udara punya sifat tekanannya menyusut jika didinginkan dan bergerak dari tempat bertekanan tinggi ke tempat bertekanan rendah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dodiyanto mengatakan proses kempis ban tidak terjadi sehari dua hari, melainkan bisa memakan waktu 7-10 hari. Prinsip ban kempis saat udara dingin dianalogikan seperti balon yang akan kempis sendiri bila dibiarkan di tempat teduh semalaman.
Dodiyanto menyarankan meletakkan alas di bawah ban untuk mencegah ban kempis terlalu cepat saat kendaraan diparkir lama. Alas yang disebut bisa berupa kayu atau papan itu membuat ban tidak bersentuhan langsung dengan ubin.
Perlu dipahami meski sudah diberi alas, ban bukan berarti tidak akan kempes. Menurut Dodiyanto cara ini hanya memperlambat udara keluar dari ban saat kendaraan parkir lama.
"Kami menyarankan ban tidak bersentuhan langsung saat diparkir, jadi bisa diganjal pake kayu atau kardus, dan lain-lain," kata Dodiyanto. (ryh/fea)