Tirta diketahui mengalami kejahatan itu pada Senin (4/5) saat berada di Bumi Serpong Damai, Serpong, Tangerang. Relawan yang giat membagikan masker dan hand sanitizer saat masa wabah virus corona ini sudah melaporkan insiden itu ke Polda Metro Jaya.
Dalam unggahannya di media sosial Tirta mengunggah penampakan kaca jendela penumpang belakang sebelah kiri pada sedan miliknya yang telah pecah. Dia menceritakan kehilangan satu laptop dan beberapa dokumen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa merek mobil gue angkat, bro ini BMW Seri 5. Lu tau kacanya setebal apa. Dan alarm ga bunyi," kata Tirta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jodie tidak mau menjelaskan tepatnya tahun produksi mobil milik Tirta, meski begitu banyak asumsi orang yang menyebut produksi 2009.
"Jadi untuk apa yang terjadi terhadap kendaraan pelanggan, kami tidak bisa memberi komentar karena itu sudah guide line secara global. Tapi yang pasti kami prihatin dengan apa yang menimpa dokter Tirta dengan E60-nya," kata Jodie dalam wawancara online, Rabu (6/5).
"Jadi E60 pada tahun tersebut alarm merupakan opsional. Atau tidak terpasang secara otomatis, jadi mesti double cek lagi. Dan sekarang ini kami lagi nunggu update dari dealer-dealer kami apa (dokter Tirta) masukin mobilnya (usai insiden ke bengkel resmi)," ucap Jodie. (ryh/fea)