Daftar Kendaraan Taktis AS Ditinggal di Afghanistan
Oshkosh L-ATV
Oshkosh L-ATV (Light Combat Tactical All-Terrain Vehicle) adalah kendaraan taktis lapis baja untuk medan tempur ringan.
L-ATV Oshkosh diklaim memberikan tingkat perlindungan yang serupa dengan desain kelas Mine Resistant Ambush Protected (MRAP), tetapi jauh lebih berat dan memiliki perlindungan jauh lebih banyak dari model M1114 lapis baja.
Mobil tempur itu didesain dan diproduksi industri khusus truk dan kendaraan militer asal AS, Oshkosh. Perusahaan membanderol kendaraan itu mulai dari US$250 ribu hingga US$560 ribu, atau senilai Rp3,5-7,9 miliar (kurs Rp 14.268).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
L-ATV Oshkosh memiliki bobot 4.657 kilogram dengan panjang 6,2 meter, lebar 8,2 meter, tinggi 2,6 metrer. Di dalamnya terdapat satu kursi pengemudi dan 3 kursi penumpang.
Kendaraan dilengkapi mesin diesel 6.6-liter yang diproduksi perusahan General Motors. Mesinnya mampu menyemburkan tenaga 340 hp. Klaim militer AS, kendaraan taktis ini dapat dipacu hingga kecepatan 110 km/jam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Humvee
Humvee adalah kendaraan taktis paling dikenal di seluruh dunia. Humvee untuk militer AS sistem penggerak empat roda awalnya diproduksi AM General pada 1984.
Kendaraan ini dikenal sebagai kendaraan serbaguna dengan kemampuan tinggi (High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle).
Humvee digunakan secara luas dalam Perang Teluk tahun 1991, dan andal dioperasikan di medan gurun. Akhirnya Humvee juga tersedia untuk versi sipil yaitu Hummer dan membidik konsumen berkocek tebal di dunia.
Untuk versi militer, Humvee memiliki bobot kotor 3.493 hingga 3.856 kilogram. Mobil itu memiliki dimensi panjang 4,57 meter, lebar 2,16 meter, tinggi 1,83 meter yang dapat direduksi menjadi 1,37 meter.
AM General membanderol kendaraan taktis itu mulai US$220 ribu hingga US$251 ribu atau senilai Rp3,1 hingga Rp3,5 miliar belum termasuk alat persentaan.
(can/mik)[Gambas:Video CNN]
Militer Amerika Serikat (AS) tidak seluruhnya membawa kendaraan taktis keluar dari Afghanistan. Ada beberapa jenis kendaraan yang tidak sempat dievakuasi menggunakan pesawat. Alhasil kendaraan ditinggalkan di Afghanistan yang kini dikuasi Taliban.
Sebelumnya, Jenderal Pusat Komando Militer Amerika Serikat (US Central Command/Centcom), Frank McKenzie, mengatakan ratusan alat militer yang digunakan telah dipindahkan keluar dari Afghanistan sebelum militer AS hengkang.
Hanya ada beberapa kendaraan yang ditinggal di Afghanistan, berikut daftar dan spesifikasinya:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
M1117 Armored Security Vehicle
M1117 Armored Security Vehicle (ASV) merupakan kendaraan keamanan lapis baja, ada beberapa model di antaranya Commando V-100 dan V-150.
Kendaraan ini dikembangkan pada akhir 1990an untuk Korps Polisi Militer Amerika Serikat. Prototipe pertama muncul pada Februari 1997 dan produksi serial M1117 dimulai antara 1999 dan awal 2000.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
M1117 adalah salah satu kendaraan militer AS pertama yang dibangun khusus antiranjau. Pada tahun 2001 diproduksi dalam jumlah banyak sebagai tanggapan terhadap ancaman yang ditimbulkan oleh alat peledak pasukan Irak dan Afghanistan.
Mobil itu dilengkapi peluncur granat Mk 19 dan senapan mesin M2HB Browning dipasang di menara yang mirip deng Kendaraan Serbu Amfibi Korps Marinir AS, serta dilengkapi senapan mesin Medium M240H yang dipasang di luar palka penembak.
M1117 memiliki panjang 6 meter, lebar 2,6 meter, tinggi 2,6 meter dan kapasitas personel maksimal 5 orang. Mobil itu juga bisa dipacu dengan kecepatan maksimal 101 km/jam.
Pada tahun 2015 Textron Systems mengganti nama M1117 sebagai Commando, membawa kembali nama V-100 dan V-150, dari mana M1117 berasal mengutip army-technology.
M1224 MaxxPro MRAP
M1224 MaxxPro MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) adalah kendaraan tempur lapis baja yang dirancang perusahaan asal AS Navistar International Navistar Defense bersama dengan Plasan Sasa Israel, yang merancang dan memproduksi pelindung kendaraan mulai 2007.
Kendaraan itu dirancang untuk mengantisipasi akti teror di AS dan dipakai di sejumlah negara.
Navistar memproduksi MaxxPro dalam kedua ukuran, meskipun sebagian besar yang dijual adalah MRAP kategori 1. Model MaxxPro Plus dilengkapi dengan roda belakang ganda untuk meningkatkan daya dukung beban, seperti ambulans atau varian yang dilindungi Explosively formed penetrator (EFP).
M1224 MaxxPro MRAP memiliki dimensi panjang 6,5-7,2 meter, lebar 2,5 meter, tinggi 3 meter, dan dapat diisi kru 3-7 personel. Ukurannya yang cukup besar sehingga perlu jantung penggerak yang besar, yaitu 9.300 cc mengutip jalopnik.
Daftar Kendaraan Taktis AS di Afghanistan
Kendaraan taktis militer AS, M1117 Armored Security Vehicle. (Foto: Jarek Tuszyński via Wikimedia Commons ( CC-BY-SA-3.0))
Oshkosh L-ATV
Oshkosh L-ATV (Light Combat Tactical All-Terrain Vehicle) adalah kendaraan taktis lapis baja untuk medan tempur ringan.
L-ATV Oshkosh diklaim memberikan tingkat perlindungan yang serupa dengan desain kelas Mine Resistant Ambush Protected (MRAP), tetapi jauh lebih berat dan memiliki perlindungan jauh lebih banyak dari model M1114 lapis baja.
Mobil tempur itu didesain dan diproduksi industri khusus truk dan kendaraan militer asal AS, Oshkosh. Perusahaan membanderol kendaraan itu mulai dari US$250 ribu hingga US$560 ribu, atau senilai Rp3,5-7,9 miliar (kurs Rp 14.268).
L-ATV Oshkosh memiliki bobot 4.657 kilogram dengan panjang 6,2 meter, lebar 8,2 meter, tinggi 2,6 metrer. Di dalamnya terdapat satu kursi pengemudi dan 3 kursi penumpang.
Kendaraan dilengkapi mesin diesel 6.6-liter yang diproduksi perusahan General Motors. Mesinnya mampu menyemburkan tenaga 340 hp. Klaim militer AS, kendaraan taktis ini dapat dipacu hingga kecepatan 110 km/jam.
Humvee
Humvee adalah kendaraan taktis paling dikenal di seluruh dunia. Humvee untuk militer AS sistem penggerak empat roda awalnya diproduksi AM General pada 1984.
Kendaraan ini dikenal sebagai kendaraan serbaguna dengan kemampuan tinggi (High Mobility Multipurpose Wheeled Vehicle).
Humvee digunakan secara luas dalam Perang Teluk tahun 1991, dan andal dioperasikan di medan gurun. Akhirnya Humvee juga tersedia untuk versi sipil yaitu Hummer dan membidik konsumen berkocek tebal di dunia.
Untuk versi militer, Humvee memiliki bobot kotor 3.493 hingga 3.856 kilogram. Mobil itu memiliki dimensi panjang 4,57 meter, lebar 2,16 meter, tinggi 1,83 meter yang dapat direduksi menjadi 1,37 meter.
AM General membanderol kendaraan taktis itu mulai US$220 ribu hingga US$251 ribu atau senilai Rp3,1 hingga Rp3,5 miliar belum termasuk alat persentaan.