TIPS OTOMOTIF

Cari Tahu Sumber Suara Kasar dari Ruang Mesin

CNN Indonesia
Selasa, 29 Nov 2022 11:56 WIB
Jangan panik dan periksa untuk mengetahui sebab timbulnya suara kasar dari ruang mesin. Cari tahu sumber suara kasar dari ruang mesin. (Foto: iStockphoto/ljubaphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemilik mobil sering mengeluhkan suara kasar dari ruang mesin. Namun kondisi itu tidak melulu karena kerusakan mesin, bisa juga suara tersebut dari komponen-komponen penunjang.

Jangan panik dan periksa untuk mengetahui sebab timbulnya suara kasar dari ruang mesin. Cek bagian-bagian berikut:

1. Kompresor ac mobil

Penyebab pertama suara kasar dari ruang mesin adalah dari kompresor AC mobil. Komponen pendingin kabin ini bisa menimbulkan suara berisik dan kasar, terutama jika olinya sudah mulai habis. Pastikan oli kompresor AC tidak sampai kering, karena akan membuat komponen tersebut jebol.

2. Oli mesin

Oli mesin yang kurang membuat komponen mesin tidak mendapatkan pelumasan yang optimal. Dalam jangka panjang sangat merugikan, seperti risiko turun mesin akibat komponen mesin yang saling bergesekan semakin cepat aus dan macet. AutoFamily wajib mengecek oli mesin secara rutin untuk memastikannya tidak kurang dan dalam kondisi prima.

3. Sabuk pemutar

Beberapa komponen mobil menggunakan tenaga mesin untuk bekerja, seperti kompresor AC dan alternator, melalui sabuk pemutar untuk memindahkan tenaga mesin ke komponen tersebut. Sabuk pemutar akan mengalami keausan karena pemakaian dan berbunyi jika dibiarkan hingga habis bidang geseknya. Segera ganti sabuk pemutar supaya tidak putus dan menimbulkan masalah lebih besar.

Lihat Juga :

4. Celah katup mesin

Suara mesin kasar dapat pula timbul akibat celah antara katup dengan penekannya yang terlalu rapat atau longgar. Celah ini dapat berubah dan menyebabkan bunyi seperti logam bergesekan sehingga menimbulkan suara kasar. Apalagi kalau tidak mengganti oli mesin sehingga komponen di sekitar kepala silinder tidak mendapatkan pelumasan yang optimal.

5. Tensioner dan timing chain

Timing chain, berfungsi untuk menggerakkan camshaft dengan menerima putaran dari crankshaft. Sedangkan tensioner berfungsi menjaga ketegangan rantai agar dapat berputar dengan stabil.

Seiring waktu, timing chain akan mengalami penurunan performa, seperti kendur sehingga menimbulkan bunyi. Tensioner juga akan mengalami keausan karena selalu bergesekan dengan rantai dan menyebabkan suara kasar kata Auto2000.

Area Blind Spot Pembawa MusibahArea Blind Spot Pembawa Musibah. (Foto: CNNIndonesia/ Agder Maulana)
(ryh/mik)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER