Cara Beli Biosolar Pakai QR Code

CNN Indonesia
Jumat, 02 Des 2022 09:16 WIB
Pertamina mulai uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Biosolar menggunakan QR Code Ilustrasi. Beli Biosolar pakai QR Code. (Foto: ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pertamina mulai uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Biosolar menggunakan QR Code mulai Kamis (1/12).

Kebijakan ini diuji coba di beberapa wilayah, di antaranya Kota Payakumbuh, Sumatera Barat serta di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Susanto August Satria mengatakan program ini bertujuan agar distribusi BBM bersubsidi dapat lebih termonitor, tepat sasaran, dan tepat volume.

"Kami sudah melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai program subsidi tepat dan uji coba penerapan program ini secara menyeluruh," kata Agus, sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (2/12).

Ia mengatakan BBM biosolar untuk roda empat yang telah terdaftar dalam program subsidi tepat sebesar 10,3 persen dari populasi sebanyak 4.127 kendaraan roda empat di Kota Payakumbuh.

Untuk bisa mengonsumsi Biosolar, konsumen perlu mendaftar dulu di aplikasi MyPertamina atau laman resmi. Untuk mendaftar konsumen harus menyiapkan dokumen foto KTP, foto diri, foto STNK (tampak depan dan belakang), foto kendaraan tampak keseluruhan, foto kendaraan tampak depan, nomor polisi dan untuk konsumen layanan umum atau non-kendaraan juga menyiapkan foto surat rekomendasi dan foto KIR.

Pihaknya juga membuka tenda konsultasi pendaftaran di SPBU, sehingga masyarakat yang memiliki kendala atau kesulitan mendaftar dapat dibantu.

"Bagi yang memiliki akses internet, dapat langsung mengakses ke website atau melalui menu subsidi tepat di Aplikasi MyPertamina," kata dia.

Ia berharap masyarakat segera mendaftar program subsidi tepat melalui laman yang telah disediakan dan setelah statusnya terdaftar, masyarakat akan mendapat QR Code yang akan diterima melalui email atau notifikasi di website tersebut.

QR Code dapat dicetak untuk digunakan di SPBU Pertamina dan mekanisme ini masih dikhususkan untuk kendaraan roda empat atau lebih.

"Satu akun di laman itu dapat mendaftarkan beberapa kendaraan, sehingga satu akun dapat memiliki beberapa Kode QR sesuai kendaraan yang didaftarkan," katanya.

Sementara itu, uji coba di Ciamis sudah berlangsung kemarin. Di salah satu SPBU Imbanagara, Jalan Ciamis-Tasikmalaya, terlihat perugas SPBU meminta sopir utuk menunjukkan QR Code saat mengisi bensin.

Bagi sopir truk atau bus yang belum mendaftar akan diarahkan untuk mendaftar terlebih dulu. Pertamina juga telah menyediakan petugas untuk membantu para sopir mendaftar.

Sementara it, kendaraan yang belum memiliki QR Code masih dilayani dengan mencatat nomor kendaraannya. Uji coba ini akan dilakukan selama tiga bulan ke depan.

Salah seorang sopir truk pasir asal Majalengka, Mansus mengaku setuju ikut peraturan ini.

"Kalau saya selaku masyarakat biasa mengikuti aturan pemerintah selama itu untuk kebaikan bersama," kata Mansus.

Sopir truk lainnya, Wiyanto mengaku belum mendaftar ke aplikasi MyPertamina. Ia mengaku bingung, sebab ia tak hanya memakai satu kendaraan, tapi sesuai perintah majikannya.

"Kemarin tidak daftar itu karena bingung, saya tidak hanya bawa satu mobil, tapi gonta-ganti sesuai perintah dan muatan. Tapi, sekarang karena disuruh daftar jadi ikut saja," kata Wiyanto.

Ketentuan untuk pengguna yang berhak membeli BBM subsidi diatur lewat Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

Selain itu juga terdapat Surat Keputusan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas) Nomor 04/P3JBT/BPH Migas/Kom/2020 tentang Pengendalian Penyaluran JBT oleh Badan Usaha Pelaksana Penugasan Pada Konsumen Pengguna Transportasi Kendaraan Bermotor untuk Angkutan Orang atau Barang.

[Gambas:Video CNN]



(dmr/mik)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER