Apa Kabar Esemka, Mobil yang Diproduksi di Boyolali?

ryh | CNN Indonesia
Rabu, 07 Des 2022 16:54 WIB
Esemka mulai aktif menerima banyak order yang kebanyakan berasal dari instansi pemerintahan pada 2019. Esemka Bima yang dipesan TNI Angkatan Udara, kemudian Kementerian Pertahanan, hingga mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan. (Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Esemka nyaris tak terdengar lagi di peta industri otomotif Indonesia. Tak hanya itu aktivitas bisnisnya juga kini seakan dipertanyakan padahal tiga tahun lalu perusahaan meresmikan pabrik pertama di Boyolali, Jawa Tengah yang dihadiri Presiden Joko Widodo.

Bisa dibilang kegiatan bisnis Esemka terendus hanya pada awal pendirian pabrik pada 2019. Saat itu Esemka mulai aktif menerima banyak order yang kebanyakan berasal dari instansi pemerintahan.

Mobil pertama Esemka, pikap Bima, yang sempat menjadi tanda tanya masyarakat lantaran mirip mobil produsen China pun mulai dikirim kepada pembelinya.

Konsumen mobil Esemka saat itu adalah TNI Angkatan Udara, kemudian Kementerian Pertahanan, hingga mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Jonan.

Akun media sosial Esemka juga turut aktif dalam membagikan sejumlah kegiatan bisnis, foto-foto, sampai dengan aktivitas pabrik. Namun kini akun media sosial Instagram Esemka, Esemka Indonesia, terlihat tak lagi "berbunyi". Postingan terakhir akun resmi Esemka pada 5 Februari 2021.

Postingan terakhir ini mengunggah wujud Pikap Bima yang disertai artikel mengenai mobil itu.

Humas Esemka Sabar Boedhi yang dihubungi irit berbicara terkait kondisi terakhir Esemka. Ia hanya memastikan merek ini 'tidak mati' dan tetap bereoperasi.

"Aktivitas bisnis Esemka masih berjalan," kata Sabar saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (7/12).

Ia juga menolak bicara lebih jauh mengenai perkembangan terkhir merek tersebut. Sabar berjanji akan memberikan informasi lanjutan jika ada pergerakan terbaru dari Esemka.

"Apabila ada perkembangan akan kami share," kata dia.

Sementara itu, nomor telepon yang tercantum pada akun resmi IG Esemka juga juga tidak bisa dihubungi.

Kilas balik Esemka

Pengembangan Esemka dimulai pada 2007, awalnya ini dibuat sebagai proyek belajar siswa Sekolah Menengah Kejuruan di Solo. Kemudian pada Mei 2009, karya pikap bernama Digdaya muncul ke publik. Tapi sepanjang sejarahnya, Esemka selalu berkaitan dengan politik dan Jokowi.

Publik kemudian semakin mengenal Esemka usai Jokowi yang menjabat Wali Kota Solo (2005-2012) menjadikan SUV Esemka bernama Rajawali sebagai mobil dinasnya.

Saat Jokowi ikut Pilkada DKI Jakarta 2012, mobil ini sempat digunakan dalam perjalanan dari Solo ke Jakarta. Namun, pamor Esemka sempat tenggelam ketika Jokowiterpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta (2012-2014). Meski begitu Esemka meroket lagi saat pria kelahiran 21 Juni 1961 ini kampanye menjadi Presiden pada 2014.

Esemka seolah lenyap saat Jokowi menjabat Presiden Indonesia mulai Oktober 2014. Pada April 2015 berdiri perusahaan Adiperkasa Citra Esemka Hero (ACEH) sebagai pengelola Esemka yang dipimpin mantan Kepala BIN, AM Hendroproyono.

ACEH merupakan gabungan dari Solo Manufaktur Kreasi (SMK) dan Adiperkasa Citra Lestari (ACL).

Baru pada Januari 2016, ACEH membangun pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah. Satu tahun berselang atau 2017, Esemka dijadwalkan memproduksi kendaraan namun akhirnya dinyatakan belum siap, dan 2019 pabrik resmi dibuka.

Hingga saat ini Esemka juga tak kunjung terdaftar sebagai anggota Gaikindo.

[Gambas:Video CNN]



(mik/mik)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER