Intip Tempat Produksi Baterai Toyota Veloz Hybrid EV

CNN Indonesia
Selasa, 13 Jan 2026 16:30 WIB
Baterai Toyota Veloz Hybrid EV diproduksi bersamaan dengan baterai Kijang Innova HEV, Yaris Cross HEV di pabrik TMMIN, Karawang, Jawa Barat. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim
Jakarta, CNN Indonesia --

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) terus berkomitmen mewujudkan pemenuhan produksi berbasis lokal, setelah hadir lebih dari 50 tahun di Indonesia.

Salah satunya adalah dengan memproduksi Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai solusi berkendara irit bahan bakar minyak di masa depan.

Lokalisasi komponen produksi menjadi tolok ukur penting bagi TMMIN dalam menentukan ketercapaian perusahaan di Indonesia. Bahkan penggunaan komponen dalam negeri sebenarnya telah diupayakan jauh sebelumnya.

Ketika Kijang generasi pertama muncul pada tahun 1977, TMMIN sudah memulai perakitan dalam negeri dengan melibatkan tenaga kerja lokal.

Tepat satu dekade setelahnya, TMMIN mulai mengekspor kendaraan Completely Built Up (CBU) pertama dari Indonesia dan berhasil menargetkan pembuatan lokal sebesar 25 persen.

Era mobil elektrifikasi dimulai pada 2022, di mana TMMIN memproduksi mobil hybrid lokal pertamanya di Karawang, Jawa Barat, dan melakukan ekspor ke berbagai negara. Dalam periode yang sama, TMMIN juga mengklaim telah berhasil mencapai target 80 persen produksi lokal.

Proses pembuatan baterai mobil hybrid Toyota

Produksi battery pack diawali dengan varian Nickel Metal Hydride (NiMH) pada 2022 untuk model Kijang Innova Zenix. Pada 2023, TMMIN juga menambahkan varian baterai Lithium-ion (Li-ion) untuk model Yaris Cross HEV.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 2025, TMMIN telah meningkatkan kapabilitasnya sehingga mampu memproduksi baterai untuk tiga model sekaligus, yakni Kijang Innova HEV, Yaris Cross HEV, dan Veloz HEV. Adapun tahap manufaktur TMMIN melewati lima proses, antara lain:

1. Modul baterai
2. Electrical components assembling/perakitan battery pack
3. Wiring harness
4. Cooling system
5. Pengujian dan Quality Control.

Battery pack HEV

HEV Battery Pack yang diproduksi di TMMIN terdiri dari berbagai komponen utama, antara lain battery module, ECU, system main relay, wire harness, packaging parts serta cooling system.

Seluruh komponen ini bekerja secara terintegrasi sebagai kesatuan unit battery pack untuk menyimpan dan menyalurkan energi listrik secara aman dan efisien, sekaligus menjaga performa baterai tetap optimal selama pengoperasian kendaraan.

Fasilitas produksi battery pack TMMIN dirancang fleksibel dan efisien. Melalui konsep mix line dan common process, satu line produksi dapat digunakan untuk memproduksi dua tipe baterai HEV.

Selain itu, penerapan konsep Kinsetsuka dan Direct Supply memungkinkan proses produksi yang saling berdekatan dengan proses berikutnya, sehingga alur kerja lebih cepat dan efisien. Seluruh rangkaian proses ini didukung teknologi terintegrasi untuk memastikan kualitas produk terjaga sejak awal hingga akhir produksi, sesuai standar global Toyota.

Proses manufaktur battery pack di fasilitas ini diawali dengan pemasangan battery module ke lower case, lalu tahap berikutnya adalah perakitan wire harness, yang mencakup high voltage dan low voltage wiring untuk menjamin konektivitas dan keselamatan sistem kelistrikan.

Selanjutnya dilakukan pemasangan komponen elektrikal utama, seperti System Main Relay, Battery ECU, serta komponen pendukung lainnya. Setelah seluruh perakitan selesai, dilanjut dengan pemeriksaan fungsi menyeluruh, meliputi pengecekan tegangan, resistansi isolasi, fungsi relay, serta verifikasi sistem, guna memastikan seluruh performa memenuhi standar global Toyota.

Battery pack Lithium-ion (Li-ion) yang diaplikasikan pada model Yaris Cross HEV dan Veloz HEV memiliki bobot 20 kg, mengusung desain kompak dan kokoh, serta menggunakan elektrolit cair dengan konfigurasi 48 sel.

Baterai ini mampu menghasilkan tegangan maksimum 175,2 Volt per pack dengan kapasitas energi sebesar 0,76 kWh.

Dari sisi performa, battery pack ini mampu menghasilkan daya sebesar 29 kW. Baterai juga dirancang khusus untuk tahan dalam rentang suhu minus 10 derajat celcius hingga 50 derajat celcius.

(iqb/mik)


Saksikan Video di Bawah Ini:

Toyota Corolla Concept Tampil Radikal

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK