Gaikindo Target Penjualan Mobil Baru 2026 Mencapai 850 Ribu
Penjualan mobil baru di dalam negeri pada 2026 ditargetkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencapai 850 ribu unit.
Angka itu cuma naik 5,4 persen dari hasil pada 2025 yakni 803.687 unit. Hasil tahun lalu itu turun 7,2 persen dari 2024 sebesar 865.723 unit.
"Jadi, pada dasarnya kita kemarin sudah sepakat, pada tahun ini kita mematok target sebanyak 850 ribu unit," kata Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara, di Jakarta, Jumat (30/1), diberitakan Antara.
Menurut Kukuh target itu masih dapat berganti seiring perkembangan pasar otomotif.
"Kalau misalnya ada perkembangan baru, ada kebijakan baru, ya mungkin kita akan lihat lagi," katanya.
Penjualan mobil baru pada 2025 memperlihatkan pertumbuhan signifikan model elektrifikasi yang ditopang merek China. Sepanjang tahun itu mobil listrik naik 113 persen, PHEV loncat 3.217 persen dan hybrid meningkat 6 persen.
Namun peningkatan mobil elektrifikasi tak menambah volume secara keseluruhan lantaran mobil Internal Combustion Engine (ICE) drop 15 persen dan Low Cost Green Car (LCGC) anjlok 31 persen.
Pelaku industri otomotif saat ini sedang menanti insentif yang diwacanakan Kementerian Perindustrian. Namun hingga akhir Januari belum ada tanda-tanda kapan insentif baru itu bakal terbit.
Lihat Juga : |
Kukuh mengatakan otomotif dalam negeri bakal menghadapi tantangan dalam waktu dekat, yaitu libur panjang Hari Raya Idul Fitri.
Pada momen itu penjualan diprediksi bisa naik didorong pemberian Tunjangan Hari Raya (THR), namun di sisi lain dikatakan bakal ada pengurangan masa kerja produksi kendaraan karena libur panjang.
Setelah Idul Fitri, Gaikindo berharap pameran-pameran otomotif dan peluncuran produk baru bisa meningkatkan penjualan.
"Nah, kita berharap setelah itu harusnya kita bisa sedikit nge-gas lah gitu. Karena kan panjang, dari Maret sampai ke akhir tahun nanti," kata Kukuh Kumara.
(fea)