Korlantas Polri Klaim BPKB Elektronik Punya Teknologi Keamanan Tinggi

CNN Indonesia
Selasa, 10 Feb 2026 17:00 WIB
E-BKPB punya RFID dan QR Code, yang disebut Korlantas Polri teknologi keamanan tingkat tinggi. (Dok. Korlantas Polri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korps Lalu Lintas (Korlantas Polri) mengatakan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor Elektronik (E-BPKB) memiliki 'teknologi keamanan tingkat tinggi' yaitu RFID dan QR Code.

Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri Brigjen Pol. Wibowo menjelaskan E-BPKB tetap berupa fisik, berbentuk buku tetapi ukurannya relatif lebih kecil ketimbang BPKB sebelumnya.

"Dokumen ini dilengkapi teknologi keamanan tingkat tinggi berupa chip RFID dan QR Code yang dirancang untuk meminimalkan risiko pemalsuan, kehilangan, maupun penyalahgunaan data," ujar dia, Senin (9/2), diberitakan Antara.

E-BPKB disebut sebagai inovasi digital yang mentranformasi BPKB konvensional menjadi BPKB dengan sistem elektronik yang lebih aman, cepat dan transparan.

Data kendaraan dan indentitas pemilik tersimpan dalam E-BPKB secara digital. Data ini terintegrasi di sistem kepolisian sehingga menjadi data nasional yang lebih akurat.

Bagi masyarakat, E-BPKB disebut bakal memudahkan proses administrasi seperti balik nama, mutasi atau perubahan data kendaraan.

Bagi kepolisian, E-BPKB mendukung efektifitas pengawasan, penegakan hukum serta peningkatan validitas dan akurasi data kendaraan bermotor.

Selain itu, dengan adanya E-BPKB, proses pengecekan data kendaraan dapat dilakukan secara elektronik dan lebih cepat, riwayat status kendaraan dapat ditelusuri dengan mudah, serta pemilik kendaraan dapat mengakses data kendaraan secara digital melalui smartphone yang memiliki teknologi NFC.

Penggantian dokumen BPKB yang hilang atau rusak juga dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengurangi jaminan keabsahan dan legalitas kepemilikan kendaraan.

"Melalui E-BPKB, kami berharap pelayanan kepolisian semakin profesional, modern, dan terpercaya. Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik berbasis digital yang berorientasi pada kepuasan masyarakat," ujar Wibowo.

(fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK