Changan Raih Lisensi Autonomous Driving Level 3

CNN Indonesia
Kamis, 05 Mar 2026 18:30 WIB
Changan Automobile menjadi salah satu merek otomotif China pertama yang mendapatkan persetujuan akses produk untuk Autonomous Driving Level 3 (L3). CNNIndonesia/Iqbhal
Jakarta, CNN Indonesia --

Changan Automobile menjadi salah satu merek otomotif China pertama yang mendapatkan persetujuan akses produk untuk Autonomous Driving Level 3 (L3). Lisensi ini diberikan oleh China Ministry of Industry and Information Technology (MIIT).

CEO Changan Indonesia Setiawan Surya mengatakan pencapaian Changan menunjukkan kemajuan penting bagi perusahaan sekaligus dukungan terhadap perkembangan industri otomotif global.

"Pencapaian Changan Automobile sebagai salah satu brand otomotif Tiongkok pertama yang meraih lisensi Autonomous Driving Level 3 merupakan tonggak penting, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan industri otomotif global," ujar Setiawan dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3).

Lisensi L3 berhasil didapatkan Changan lewat uji coba system-level validation masif, dengan total jarak tempuh uji coba di jalan raya lebih dari 5 juta km, 185 kategori skenario mengemudi yang melampaui tolok ukur regulasi hingga 49 persen, serta proporsi pengujian sangat besar difokuskan pada kondisi ekstrem.

Data teknis menunjukkan sistem ini mampu menangani satu skenario risiko kompleks setiap 38,9 km. Ini membuktikan ketangguhan operasional sistem dalam batasan Operational Design Conditions (ODC) yang ditetapkan secara presisi oleh tim teknis internal.

Landasan sistem Level 3 Changan terletak pada Software Defined Architecture (SDA), kerangka kerja perangkat lunak yang mengintegrasikan seluruh fase mulai dari desain sistem hingga produksi massal. Changan juga mengandalkan ekosistem keselamatan siklus hidup penuh untuk memastikan operasional kendaraan aman dari tahap laboratorium hingga penggunaan nyata di jalan raya.

Fokus pengembangannya mencakup empat pilar keamanan inti, yaitu functional safety, Safety of the Intended Functionality (SOTIF), cyber security, serta keamanan data. Masing-masing pilar bertugas memastikan fungsi pengemudian otomatis dirancang dan diverifikasi dengan batasan yang jelas.

Menurut Setiawan, keberhasilan Changan mendapatkan lisensi L3 dari MIIT menunjukkan inovasi berbasis arsitektur SDA yang dikembangkannya telah memenuhi standar keamanan dan regulasi ketat.

"Ini membuktikan bahwa inovasi berbasis arsitektur SDA yang dikembangkan Changan telah memenuhi standar keamanan dan regulasi yang ketat," ujarnya.

Pencapaian lewat lisensi L3 ini merupakan manifestasi dari dedikasi Changan dalam menyatukan kecerdasan buatan dengan keamanan guna mewujudkan masa depan mobilitas lebih aman dan efisien bagi seluruh konsumen di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

"Kami di Changan Indonesia tentu sangat bangga dan mengapresiasi pencapaian ini, karena menjadi fondasi kuat dalam menghadirkan teknologi kendaraan cerdas yang aman, terpercaya, dan relevan bagi konsumen Indonesia di masa depan," tuturnya.

(iqb/mik)


Saksikan Video di Bawah Ini:

Changan Resmi Mengaspal di Indonesia

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK