Pemudik Sepeda Motor Diimbau Tak Bawa Barang Berlebihan
Melakukan perjalanan mudik menyambut lebaran 2026 menggunakan sepeda motor pribadi tidak dilarang, asalkan pemudik memprioritaskan keselamatan di jalan dengan menghindari membawa barang berlebihan.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan pemudik yang menggunakan motor harus memperhatikan berat barang bawaan dan penumpang agar tidak berlebihan muatan (overload). Berat dan besar muatan harus disesuaikan dengan peraturan berlaku.
"Kami mengimbau untuk memperhatikan yang pertama barang bawaan dan juga keluarga yang dibawa, tidak overload, sesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Komarudin, seperti dikutip Antara.
Jika pemudik terpantau menyalahi aturan dengan tetap memaksakan diri membawa beban muatan berlebih, petugas di pos-pos pemantauan dapat langsung mengambil tindakan tegas.
"Sebaran pos-pos kami nanti akan memantau, mulai dari pos pelayanan, pos pengamanan, pos terpadu sampai dengan pos pantau ini akan memantau seluruh aktivitas masyarakat," tuturnya.
Selain itu, pos-pos ini juga dapat dimanfaatkan oleh pemudik sebagai tempat pemberhentian sementara untuk beristirahat atau sekadar mengecek kondisi motor.
Lihat Juga :Tips Otomotif Cara Tetap Fokus Berkendara Sepeda Motor Saat Puasa |
Komarudin tetap mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program mudik motor gratis (motis) dari pemerintah ketimbang harus memaksakan diri melakukan perjalanan jauh menggunakan motor, terutama saat kondisi cuaca sedang tidak menentu.
"Beberapa pihak telah melaksanakan kegiatan mudik gratis, masyarakat bisa memanfaatkan program tersebut. Termasuk juga dari PT KAI yang berencana juga akan ada pengangkutan kendaraan roda dua menggunakan kereta. Jadi mungkin bisa lebih nyaman, lebih aman pastinya," ujar Komarudin.
Sebagai informasi, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan melaksanakan Operasi Ketupat Jaya 2026 untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus mudik. Operasi ini akan berlangsung pada 13-25 Maret 2026, sedangkan puncak arus mudik diprediksi terjadi antara 16 Maret sampai 18 Maret.
(iqb/mik)